Sabtu, 07 Dec 2019
radarsolo
icon featured
Features

Selalu Tunggu Momen Lebaran, Kangen Menu Lokal

04 Juni 2019, 12: 10: 59 WIB | editor : Perdana

Selalu Tunggu Momen Lebaran, Kangen Menu Lokal

MOMEN mudik Lebaran memang selalu menyenangkan bagi semua orang. Tak terkecuali Nina Putri Permatasari. Wong Solo yang sudah empat tahun ini merantau ke ibu kota untuk bekerja. Meski sudah keempat kalinya, dia tetap selalu bahagia dan tidak sabar menanti momen pulang kampung ini. Tidak tanggung-tanggung, empat bulan sebelum hari raya tiba, dia sudah berburu tiket pulang.

“Entah kenapa hawa-hawa bandara di masa mudik itu selalu menyenangkan. Karena hampir semua orang mengalami rasa yang sama seperti aku. Yaitu, gak sabar pulang ke rumah dan bertemu dengan keluarga tersayang,” ungkap Nina.

Nina yang tidak ingin melewatkan momen mudik pun selalu mengambil cuti jauh-jauh hari. Dan biasanya, cuti yang diambil saat lebaran pun lebih panjang. Maklum, bekerja sebagai auditor di ibu kota membuat Nina jarang sekali pulang. Terhitung hanya setahun sekali dia kembali ke Kota Bengawan.

“Makanya, pas Lebaran gini aku sangat memanfaatkan momen mudik. Karena semua hal yang aku rindukan, seperti orang tua, suasana rumah, dan hangatnya Kota Solo bisa segera aku rasakan setelah lama merasakan penat, sibuk, dan pusingnya kerja di Jakarta,” sambungnya.

Meski hampir sepanjang tahun Nina menghabiskan waktunya di Jakarta, namun dia mengaku tidak ada yang mengalahkan Solo dari banyak hal. Terutama soal kuliner. Nina tidak bisa menemukan makanan yang senikmat dan tentu saja semurah di Kota Bengawan.

“Tiap kali sampai Solo aku langsung cari selat sama bestik. Malamnya nongkrong di susu segar. Asli itu bikin kangen banget. Engga ada yang ngalahin deh kota lain, Jakarta sekalipun,” katanya.

Hal yang ngangeni dari Solo lainnya adalah suasana kota yang lengang dan tidak hiruk pikuk. Nina yang terbiasa dengan macetnya ibu kota sangat bahagia bisa merasakan jalan-jalan di kampung halaman dengan santai dan tidak buru-buru. Inilah kenyamanan yang hanya ia dapatkan jika berada di kota kelahirannya ini.

“Pokoknya hidup tuh rasanya cuma tenang dan nyaman di Solo. Makanya, aku selalu memanfaatkan liburku dengan sebaik-baiknya. Kayaknya bangun lebih pagi pun rela asal aku bisa punya lebih banyak waktu untuk jalan-jalan dan menikmati Kota Solo,” tandasnya. (aya/bun)

(rs/aya/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia