Selasa, 22 Oct 2019
radarsolo
icon featured
Olahraga

NPC dan Menpora Bidik Juara Umum APG

05 Juni 2019, 11: 10: 59 WIB | editor : Perdana

FOKUS: Para atlet angkat berat berlatih keras untuk  mengikuti berbagai kejuaraan internasional.

FOKUS: Para atlet angkat berat berlatih keras untuk  mengikuti berbagai kejuaraan internasional. (ARIEF BUDIMAN/RADAR SOLO)

Share this      

SOLO – Indonesia saat ini melabeli diri sebagai raja di ajang kompetisi multievent atlet disabilitas, bertajuk Asean Para Games (APG). Indonesia dua kali menjadi juara umum APG. Mulai di tahun 2014 di Naypyidaw Myanmar, dan di event terakhir di Kuala Lumpur Malaysia 2017 silam.

Jika berkaca dari rapor di 10 edisi yang sudah dijalani, ada peningkatan drastis. Di edisi perdana tahun 2001 di Kuala Lumpur Malaysia, Indonesia hanya ada di posisi keenam, dari 10 peserta. Enam emas yang diraih paralympian Indonesia kalah jauh dibandingkan juara umum Malaysia yang sukses mendulang 143 emas.

Indonesia sukses menembus tiga besar di edisi keenam di tahun 2011. Kebetulan momen kebangkitan itu muncul di Indonesia, saat Solo jadi tuan rumahnya. Indonesia finis di posisi kedua di bawah Thailand sebagai juara umumnya. setelah momen itu Indonesia selalu berada di dua besar klasemen akhir.

Menpora Imam Nahrawi optimistis label Indonesia sebagai juara umum, tak akan lepas di APG edisi kesebelas di Filipina yang akan digelar 17 hingga 25 Januari 2020 mendatang. Belum lama ini diadakan pertemuan Kemenpora dengan petinggi National Paralympic Committee (NPC) Indonesia di Kantor Kemenpora, Senayan, Jakarta.

”Kita berharap untuk target APG ini langsung saja target juara umum, dan mohon masukan dari pemerintah dan semua pihak, agar bisa dapat kita terima dengan baik,” kata Menpora.

Sementara itu Ketua Umum NPC, Senny Marbun siap membidik minimal 100 emas. Direncanakan 14 dari 17 cabang olahraga (cabor) disiapkan, dengan jumlah atlet mencapai 400.

”Kita menargetkan banyak emas dari cabor atletik, cycling, badminton, power lifting, shooting, swimming dan tenis meja," ujar Senny Marbun. (nik)

(rs/NIK/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia