Rabu, 19 Jun 2019
radarsolo
icon featured
Olahraga

Jalan Alfian ke Jepang Terbuka Lebar

07 Juni 2019, 16: 25: 59 WIB | editor : Perdana

POTENSIAL: Alfian M Fajri jadi harapan Indonesia di berbagai kejuaraan internasional.

POTENSIAL: Alfian M Fajri jadi harapan Indonesia di berbagai kejuaraan internasional. (DOK. FPTI)

Share this      

JOGJA – Pemusatan latihan Timnas panjat tebing Indonesia di Jogja sejak Februari lalu, tentu bertujuan untuk memantau potensi calon atlet yang akan terjun di Olimpiade Tokyo 2020.

Tim pelatih dan petinggi PP Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) telah menentukan 10 atlet yang akan memperebutkan tiket ke Olimpiade Tokyo 2020.

Atlet asal Makamhaji, Alfian M Fajrin dipastikan ikut dalam rombongan. Di kelompok putra ada juga nama Aspar Jaelolo dari DKI Jakarta, Fathur Roji dari Jatim, Rivaldi Ode R dari Bali, dan Sabri dari Kalimantan Utara.

Sementara, untuk putri akan diperkuat Aries Susanti Rahayu dari Grobogan Jawa Tengah, Nurul Iqamah dari NTB, Fitria Hartani dari Jawa Timur, Salsabila dari Jabar, dan Choirul Umi dari Jawa Timur.

Selama berlatih, para atlet ini akan didukung dua atlet sebagai sparring partner yakni Jamal Alhadad dari Kalimantan Timur dan Rahmayuna Fadillah dari Daerah Istimewa Jogjakarta.

Ada pula atlet yang terdegradasi yakni Temi Teli Lasa dari Bali dan Agustina Sari dari Jawa Tengah yang mengundurkan diri. 

Manajer Tim Panjat Tebing Indonesia Pristiawan Buntoro mengungkapkan 10 atlet yang terpilih ini berdasarkan hasil try out di empat seri Worldcup di Swiss, Rusia, dan Tiongkok. “Pelatnas ini konsentrasinya untuk prakualifikasi Olimpiade. Laga di luar negeri kemarin untuk mengukur kemampuan para atlet setelah berlatih keras di pelatnas,” ungkap dia.

Tim panjat tebing telah kembali ke Indonesia dan langsung disambung latihan yang lebih intensif. Fokus tim panjat tebing dalam berlatih adalah mempertahankan keunggulan di nomor speed, sembari memperkuat nomor lead dan boulder.

Tiga even penentu lolos atau tidaknya para atlet akan dijalani di ajang World Championship Agustus 2019, prakualifikasi Olimpade pada November, dan satu even lagi pada bulan Mei 2020. “Untuk Agustus nanti kami bisa mengirimkan lima atlet putra dan putri untuk ikut even. Untuk single event di November ada syarat khusus yakni hanya atlet yang masuk peringkat 20 dunia di kategori speed, atau lead, atau boulder yang berhak ikut seleksi,” jelas dia.

Berdasarkan peringkat dunia, baik di nomor speed world record putra dan putri Indonesia telah mengamankan masing-masing tiga dan dua atlet. Di kategori putra atlet yang masuk peringkat 20 besar dunia yakni Alfian M Fajri di peringkat lima, Aspar Jaelolo peringkat tujuh, dan Fathur Roji peringkat sembilan. Sementara, di nomor putri Aries Susanti Rahayu bertengger di peringkat empat dunia dan Nurul Iqamah di peringkat 20. (nik)

(rs/NIK/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia