Senin, 09 Dec 2019
radarsolo
icon featured
Sukoharjo

Keamanan Tanda Tangan Digital Dijamin

08 Juni 2019, 09: 30: 59 WIB | editor : Perdana

MUSTAHIL DIPALSU: Contoh pengurusan perizinan online di Kabupaten Sukoharjo.

MUSTAHIL DIPALSU: Contoh pengurusan perizinan online di Kabupaten Sukoharjo. (RYANTONO PS/RADAR SOLO)

Share this      

TANDA tangan digital atau elektronik yang sudah diterapkan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Sukoharjo dijamin aman. Sebab, untuk membuat tanda tangan digital, sudah dikonsultasikan ke pemerintah pusat. Terkait sandi negara dan lain sebagainya.

Bentuk tanda tangan digital tidak seperti tanda tangan pada umumnya. Hanya berbentuk keterangan. Namun, ada kode tertentu yang hanya bisa dipindai secara khusus. Jadi, keamanannya sangat terjamin.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Sukoharjo Suryanto menjelaskan, tanda tangan digital telah diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 11/2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Serta Peraturan Pemerintah Nomor 82/2012 tentang Penyelenggaraan Sistem dan Transaksi Elektronik. Sehingga tanda tangan elektronik ini memiliki kedudukan yang sama dengan tanda tangan manual pada umumnya.

”tanda tangan elektronik memiliki kekuatan hukum serta akibat hukum yang sah. Maraknya kasus kejahatan elektronik (cyber crime) dan kebutuhan masyarakat akan perlindungan transaksi elektronik menjadi salah satu latar belakang penggunaan digital signature ini,” papar Suryanto kepada Jawa Pos Radar Solo.

Pemahaman soal tanda tangan elektronik sangat diperlukan. Sebab, tanda tangan memiliki konsekuensi dan pertanggung jawaban. Guna mewujudkan hal tersebut, perlu sarana dan prasarana pendukung terkait tanda tangan elektronik ini.

Terkait tanda tangan digital ini, diperkuat Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 95 Tahun 2018 tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik. Tanda tangan ini ada yang tersertifikasi dan tidak tersertifikasi. Bila tidak tersertifikasi, aspek keamanannya tidak bisa dipenuhi dan mudah dipalsukan.

”Sementara tanda tangan elektronik yang telah tersertifikasi atau tanda tangan digital ditambah dengan penguatan sertifikat elektronik. Bila ada modifikasi, dapat dengan mudah diketahui,” bebernya. (yan/fer)

(rs/yan/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia