Rabu, 13 Nov 2019
radarsolo
icon featured
Sepak Bola

Kesempatan Kedua Pantang Disia-Siakan Para Pemain Persis

09 Juni 2019, 17: 30: 59 WIB | editor : Perdana

SIAP UNJUK GIGI: Winger Persis Solo musim ini, Nanang Asripin tengah fokus berlatih.

SIAP UNJUK GIGI: Winger Persis Solo musim ini, Nanang Asripin tengah fokus berlatih. (ARIEF BUDIMAN/RADAR SOLO)

Share this      

KETIKA seorang pemain kembali ke klub lamanya, setelah sebelumnya sudah sempat bergabung dengan klub lain, tentu ada hal lebih yang diharapkan manajemen kepada pemain tersebut.

Di klub Persis Solo musim ini ada beberapa mantan pemain beberapa tahun lalu, yang mendapatkan kesempatan kedua untuk comeback. Mulai dari Nanang Asripin, Andriantono Oriza, dan Susanto.

Nanang Asripin sempat bergabung di ajang Piala Polda Jateng 2015 silam. Dia ikut adil membawa Persis menjadi runner up di turnamen yang digelar Asprov PSSI Jateng untuk menyikapi dibekukannya PSSI kala itu.

Saat itu, Nanang sukses memberi warna bagi Persis. dia beberapa kali sukses memberikan umpan-umpan manis kepada para bomber Persis, macan Sadam Hussein hingga Ferryanto. 

”Ini memang jadi tandangan buat saya. Saya selalu siap dimainkan di posisi manapun (winger atau striker). Coach AY (Agus Yuwono) yang paham strategi yang dibutuhkan buat tim,” terang Nanang Asripin kepada Jawa Pos Radar Solo.

Setelah momen manis tersebut berakhir, Nanang memang memutuskan bergabung dengan dua klub asal Banten secara bergantian. Dari Perserang Serang dan dilanjutkan ke Cilegon United.

Hal yang sama juga dirasakan oleh Susanto yang sempat jadi pemain kunci Persis di musim 2013. Situasi yang berbeda malah dirasakan oleh Andriantono Oriza. Pada musim 2017 dia lebih banyak duduk manis di bangku cadangan.

Sempat jadi pilihan utama di laga perdana Persis di musim tersebut melawan PPSM Magelang (22/4) dengan berduet dengan Soni Setiawan, Gufron, dan Ikhwan Ciptady. Ternyata setelah itu, coach Widyantoro lebih yakin untuk memainkan Akbar Riansyah di sektor bek kiri sebagai pemain inti.

Berganti pelatih, akhirnya coach AY melirik potensi Oriza yang musim lalu berseragam Persik Kendal. ”Dia punya potensi, termasuk pemain yang bisa membantu penyerangan juga,” terang coach AY. (nik)

(rs/NIK/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia