Rabu, 13 Nov 2019
radarsolo
icon featured
Ekonomi & Bisnis

Berburu Oleh-Oleh di Pasar Gede 

10 Juni 2019, 14: 38: 12 WIB | editor : Perdana

BERJUBEL: Pengunjung yang rata-rata pemudik membeli oleh-oleh khas Solo di Pasar Gede.

BERJUBEL: Pengunjung yang rata-rata pemudik membeli oleh-oleh khas Solo di Pasar Gede. (DAMIANUAS BRAM/RADAR SOLO)

Share this      

SOLO – Kulineran menjadi salah satu tujuan pemudik saat Lebaran di Kota Solo. Salah satu destinasi yang dituju yakni Pasar Gede. Mayoritas pemudik datang untuk berburu kuliner khas sekaligus dijadikan oleh-oleh saat kembali ke perantauan.

Pedagang makanan ringan Pasar Gede Rosarita, 37, mengaku menjajakan aneka oleh-oleh khas Kota Bengawan. Sekitar 50 kg aneka camilan dia jual. Salah satunya intip goreng, camilan dari nasi yang sudah dikeringkan lalu digoreng. Di beri toping garam atau gula aren cair.

Rosarita mengaku tidak menerima pesanan. Pembeli yang ingin oleh-oleh khas Kota Solo ini disarankan datang langsung ke Pasar Gede. ”Saya sediakan 7 macam camilan. Kalau sudah masuk hari Lebaran, stok sudah ready. Tidak bisa masal lagi karea penjual bahan bakunya tutup semua. Kalau hari biasa, hanya stok 20 kilogram saja. Ini stok banyak khusus untuk oleh-oleh pemudik yang ingin membawa balik ke perantauan,” jelasnya kepada Jawa Pos Radar Solo, kemarin (9/6).

Kuliner lain yang diserbu yakni es dawet. Penjual es dawet Bu Dermi di Pasar Gede Tulus Subekti mengaku kebanjiran pembeli saat Lebaran. Bahkan lapaknya sudah ramai sejak H-7 Lebaran. Mengakomodasi lonjakan pembeli, dia menambah stok hingga dua kali lipat dari hari biasanya. Jika di hari biasa bisa menjual 200 mangkok, kali ini sampai 375 mangkok.

”Harga ada kenaikan sedikit saat Lebaran ini. Soalnya harga bahan bakunya juga ada kenaikan. Sudah sejak H-2 Lebaran harganya naik. Selain di minum di tempat, banyak juga yang dibungkus dibawa pulang,” bebernya. (gis/fer)

(rs/gis/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia