Senin, 18 Nov 2019
radarsolo
icon featured
Sragen

29 Lakalantas Selama Arus Mudik

10 Juni 2019, 17: 37: 57 WIB | editor : Perdana

LANCAR: Kendaraan arus balik melintasi Jalan Tol Solo-Kertosono wilayah Ngrampal.

LANCAR: Kendaraan arus balik melintasi Jalan Tol Solo-Kertosono wilayah Ngrampal. (AHMAD KHAIRUDIN/RADAR SOLO)

Share this      

SRAGEN – Kecelakaan lalu lintas selama arus mudik Lebaran di wilayah Sragen mencapai 29 kasus. Dari banyaknya kasus tersebut, dua orang meninggal dunia.

Kasat Lantas Polres Sragen AKP Dani Permana Putra menyampaikan, kecelakaan lalu lintas selama berjalannya Operasi Ketupat Candi 2019 mulai 29 Mei sampai 10 Juni belum direkap keseluruhan. Lantaran operasi baru berakhir Senin (10/6) ini. Namun pihaknya mencatat sudah ada 29 kasus kecelakaan dengan dua orang korban meninggal dunia.

”Kejadiannya di jalan tol. Sedangkan satu kasus lainnya di jalan Nguwer antara Sidoharjo dan Masaran,” jelas Dani kepada Jawa Pos Radar Solo.

Satu korban meninggal diketahui Wulandari, warga Kulon Progo, Daerah Istimewa Jogjakarta di kawasan Pilangsari Kamis (30/5) lalu. Korban terjatuh dari motornya, lalu terlindas bus Sugeng Rahayu. Kasus lakalantas tahun ini meningkat dibanding saat operasi ketupat tahun lalu yang hanya tujuh kasus.

Sementara itu puncak arus mudik di Sragen sudah sejak Jumat (7/6) lalu. Dani menjelaskan, arus lalu lintas berangsur normal kemarin. Meskipun di beberapa titik masih cukup padat.

”Saat ini landai, hanya di strong point, seperti di Beloran, Pungkruk dan gambiran, karena itu satu rute,” terangnya.

Beberapa titik yang masih padat seperti simpang empat Gemolong. Untuk mengurai kepadatan diterapkan pengalihan arus di RS Yaksi dan Bangak. Demikian juga kondisi kepadatan di tol sudah normal.

”Per menit paling tinggi 30-50 kendaraan,” imbuhnya mewakili Kapolres Sragen AKBP Yimmy Kurniawan.

Terpisah, Direktur Utama (Dirut) PT Jasamarga Solo Ngawi (JSN) Ari Wibowo menyampaikan selama arus mudik dan balik di Tol Solo Kertosono terjadi lima kasus kecelakaan.

”Hitugannya sejak 27 Mei sampai sekarang. Satu kasus terjadi saat arus balik di wilayah Sragen,” terangnya. (din/adi)

(rs/din/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia