Rabu, 19 Jun 2019
radarsolo
icon featured
Wonogiri

Usai Lebaran, 11 Warga Wonogiri Terserang Stroke

10 Juni 2019, 20: 43: 10 WIB | editor : Perdana

Usai Lebaran, 11 Warga Wonogiri Terserang Stroke

WONOGIRI - Usai Lebaran, sedikitnya belasan warga tumbang karena stroke. Kecenderungan warga yang mengonsumsi makanan berkolesterol tinggi saat acara santap Lebaran turut memberi andil.

Kepala Bidang Pelayanan Medis RSUD dr Soediran Mangun Sumarso Wonogiri Gatot Tri Wibowo mengatakan, pada Senin (10/6), RSUD merawat inap 11 penderita stroke. Ruang anyelir yang merupakan ruang perawatan penyakit tersebut penuh pasien. 

"Stroke terbagi dua. Yakni, stroke hemoraghic atau stroke yang disebabkan perdarahan. Karena pecah pembuluh darah yang disebabkan tekanan darah terlalu tinggi. Lalu, stroke non hemoraghic/stroke infark karena sumbatan. Sumbatan bisa diakibatkan penyempitan pembuluh darah. Karena penebalan dinding pembuluh darah oleh plak kolesterol," kata Gatot.

Lalu, lanjut Gatot, hipertensi atau tekanan darah tinggi adalah peningkatan tekanan darah sistolik lebih dari 140 mmHg dan tekanan darah diastolik lebih dari 90 mmHg. Peningkatan tekanan darah yang berlangsung dalam jangka waktu lama (persisten) dapat menimbulkan kerusakan pada ginjal (gagal ginjal), jantung (penyakit jantung koroner), dan otak (menyebabkan stroke).

"Bila tidak dideteksi secara dini dan mendapat pengobatan yang memadai, bisa menimbulkan kerusakan ginjal, jantung, dan otak," papar Gatot. (kwl/ria)

(rs/kwl/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia