Senin, 16 Sep 2019
radarsolo
icon featured
Solo

Layanan Motis Sepi Peminat, Dibuka hingga 13 Juni

11 Juni 2019, 08: 30: 59 WIB | editor : Perdana

DIFASILITASI PEMERINTAH: Sejumlah petugas Stasiun Purwosari Solo melapisi sepeda motor yang peserta layanan angkutan motis dengan kardus sebelum diangkut ke atas gerbong.

DIFASILITASI PEMERINTAH: Sejumlah petugas Stasiun Purwosari Solo melapisi sepeda motor yang peserta layanan angkutan motis dengan kardus sebelum diangkut ke atas gerbong. (ARIF BUDIMAN/RADAR SOLO)

Share this      

SOLO – PT Kereta Api Indonesia (KAI) sudah membuka layanan angkutan motor gratis (motis). Sejauh ini sudah dikirim 194 unit motor dari Stasiun Purwosari Solo sejak 9 Juni. Layanan ini masih dibuka hingga 13 Juni.

Kepala Stasiun Purwosari, Wagimin menjelaskan, layanan motis untuk arus balik Lebaran sudah dibuka sejak 9 Juni dengan tujuan Jakarta. Mengangkut sebanyak 80 unit motor. Sedangkan jumlah motor yang terangkut kemarin (10/6), sejumlah 114 unit.

”Syarat menggunakan layanan angkutan motis ini sama dengan ketika mudik kemarin. Pendaftar harus memiliki SIM C. Hanya bisa mendaftarkan satu unit motor. Setelah mendaftar harus segera registrasi ulang,” jelas Wagimin kepada Jawa Pos Radar Solo.

Animo masyarakat terhadap layanan motis ini, khususnya arus balik terbilang normal. Tidak ada penumpukan signifikan. Program mudik dan arus balik, serta angkutan motis Lebaran 2019 dinilai cukup kondusif. Mungkin karena pemerintah banyak melakukan pembenahan infrastruktur dan tentunya banyak fasilitas di kereta api (KA) yang diberikan untuk layanan Lebaran ini.

Terpisah, sebanyak 11.842 orang melakukan perjalanan arus balik Lebaran 2019 melalui Bandara Internasional Adi Soemarmo. Pejabat Humas PT Angkasa Pura I Bandara Internasional Adi Soemarmo Danar Dewi mengatakan, keberangkatan pada H+1 atau Jumat (7/6) sebanyak 3.294 orang. Selanjutnya pada H+2 (8/6) sebanyak 4.187 orang dan H+3 (9/6) sebanyak 4.361 orang.

”Meski lebih rendah dibandingkan tahun lalu, ada beberapa maskapai yang melakukan extra flight. Yakni Batik Air dan Garuda Indonesia Airlines (GIA). Keduanya melakukan penambahan penerbangan pada Minggu (9/6). Penerbangan tambahan tersebut, Garuda Indonesia rute Solo-Cengkareng membawa 163 penumpang. Batik Air rute Solo-Halim Perdana Kusuma membawa 154 penumpang,” tandasnya.  

Penurunan jumlah penumpang tidak hanya terjadi pada arus balik, tetapi juga saat arus mudik. Tepatnya sejak H-7 Lebaran. Angkasa Pura memprediksi penurunan jumlah pemudik jalur udara karena mahalnya harga tiket peswat. (gis/fer)

(rs/gis/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia