Rabu, 13 Nov 2019
radarsolo
icon featured
Solo

Transaksi di Klewer Belum Merata, Berharap Pemkot Gencarkan Promosi

11 Juni 2019, 15: 24: 48 WIB | editor : Perdana

TERBESAR DI JATENG: Pengunjung memilih produk sandang di Pasar Klewer. Beragam upaya dilakukan menggairahkan perdagangan.

TERBESAR DI JATENG: Pengunjung memilih produk sandang di Pasar Klewer. Beragam upaya dilakukan menggairahkan perdagangan. (DAMIANUS BRAM/RADAR SOLO)

Share this      

SOLO – Libur Lebaran menjadi ladang bagi pedagang Pasar Klewer panen keuntungan. Transaksi meningkat hingga sekitar 50 persen daripada hari biasa. Namun, angka tersebut lebih rendah dibandingkan sebelum pusat sandang tersebut terbakar pada 2014.

Salah seorang pedagang Pasar Klewer Ahmad Zarkasyi, 57, mengatakan, meskipun ada kenaikan volume penjualan, dia menilai belum optimal. "Jelas lebih tinggi dulu (sebelum Pasar Klewer terbakar, Red). Mungkin memang perlu dicarikan solusi mengembalikan kejayaan Pasar Klewer," urainya kemarin (10/6).

Ketua Himpunan Pedagang Pasar Klewer (HPPK) Tafip Harjono menduga, belum optimalnya penjualan pedagang disebabkan beberapa masalah. Di antaranya tidak meratanya transaksi penjualan di dalam pasar.

"Beberapa waktu lalu ada masalah karena akses masuk pasar di dominasi dari pintu utara. Tapi sudah ada respons dari pemerintah. Akses masuk dari pintu selatan dan timur juga dibuka," paparnya. 

Meskipun akses masuk Pasar Klewer ditambah, lanjut Tafip, harapan sebaran pengunjung lebih merata belum maksimal. Karena itu pihaknya menginginkan pemkot agar lebih fokus mempromosikan Pasar Klewer dengan menggelar beragam event.

“Kami ada wacana membuat sistem transaksi jual beli secara online untuk mempermudah pembelian dan penjualan. Segera kami komunikasikan dengan pemerintah," pungkasnya. (ves/wa)

(rs/ves/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia