Rabu, 24 Jul 2019
radarsolo
icon featured
Klaten

Jadi Primadona Wisata, Pemandian Alami Untung Besar

11 Juni 2019, 17: 08: 56 WIB | editor : Perdana

REFRESHING: Anak-anak bermain air di Umbul Susuhan, Desa Manjungan, Kecamatan Ngawen, Klaten.

REFRESHING: Anak-anak bermain air di Umbul Susuhan, Desa Manjungan, Kecamatan Ngawen, Klaten. (ANGGA PURENDA/RADAR SOLO)

Share this      

KLATEN – Sejumlah pemandian alami yang ada di Klaten masih menjadi primadona para wisatawan saat menghabiskan libur Lebaran. Salah satunya Umbul Susuhan di Desa Manjungan, Kecamatan Ngawen. Objek wisata air di jalan Klaten-Jatinom ini dikelola Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Mahanani. 

Direktur BUMDes Mahanani Desa Manjungan Agus Tri Joko mengaku terjadi peningkatan kunjungan wisatawan. selama libur Lebaran. Terjadi sejak H+2. Jika pada hari biasa hanya 300-400 orang, selama libur Lebaran kunjungan mencapai 2.500 orang.

Memaksimalkan pendapatan, harga tiket masuk dinaikkan jadi Rp 10 ribu per lembar. Pada hari biasa harga tiket Rp 8 ribu per lembar. Alhasil keuntungan yang diraup mencapai Rp 25 juta per hari.

”Selama tiga hari libur Lenbaran, total pendapatan Rp 60 juta. Kami siapkan 30 tenaga untuk pengelolaan. Penambahan tenaga ini untuk area parkir, kebersihan, dan pengawas kolam,” terang Agus kepada Jawa Pos Radar Solo, kemarin (10/6).

Umbul ini dilengkapi wahana snorkeling dan foto underwater. Termasuk jasa sewa kacamata, ban, dan pelampung. Didukung fasilitas 27 loker, 40 kamar ganti dan toilet, serta mushola.

Burhan Hidayat, 30, wisatawan asal Kabupaten Karawang, Jawa Barat mengaku setiap libur Lebaran menyempatkan ke objek wisata air di Klaten. ”Ini sudah dua kalinya saya ke Umbul Susuhan. Anak-Anak suka berenang, jadi tujuan wisatanya ya ke sini. Airnya alami dan segar,” bebernya. (ren/fer)

(rs/ren/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia