Rabu, 19 Jun 2019
radarsolo
icon featured
Solo

Klaim Minim Pelanggaran, Sorot Jukir Musiman

12 Juni 2019, 12: 05: 59 WIB | editor : Perdana

PERTOKOAN: Kendaraan terparkir di kawasan bisnis Jalan Gatot Subroto, Kota Solo. Ketika libur Lebaran, kawasan ini padat kendaraan.

PERTOKOAN: Kendaraan terparkir di kawasan bisnis Jalan Gatot Subroto, Kota Solo. Ketika libur Lebaran, kawasan ini padat kendaraan. (DAMIANUS BRAM/RADAR SOLO)

Share this      

SOLO – Dinas Perhubungan (Dishub) Surakarta memuji pemilik kendaraan yang parkir dengan tertib selama libur Lebaran. Dampak positifnya, hanya terjadi dua kasus pelanggaran parkir selama liburan Hari Raya Idul Fitri.

Kepala Seksi Pengendalian Operasi dan Pengawasan (Panwasdal) Bidang Perparkiran Dishub Surakarta Agus Purnomo mengklaim, minimnya pelanggaran tersebut merupakan hasil pendekatan persuasif dan pelayanan humanis sesuai instruksi wali kota. 

“Kalau pun ada yang sampai digembok, itu karena tingkat pelanggaran tidak bisa ditoleransi. Seperti parkir di atas perlintasan kereta api atau lokasi terlarang lainnya sehingga rawan menimbulkan kecelakaan,” beber dia.

Meskipun pelanggaran parkir minim, dishub mencatat ada fenomena yang perlu dievaluasi lebih dalam. Yakni menjamurnya juru parkir (jukir) dadakan saat Lebaran. “Jukir musiman ini cenderung tak tahu aturan retribusi sehingga kerap membuat pengguna parkir risau karena tarif yang dikenakan di luar ketentuan,” tegas Kepala Bidang Perparkiran M. Usman.

Jukir musiman antara lain terdeteksi di kawasan Singosaren, sekitar Masjid Fatimah, dan Taman Satwa Taru Jurug. “Meningkatnya jumlah kendaraan yang parkir membuat masyarakat sekitar ikut turun mengatur parkir. Karena itu, sangat berpotensi munculnya tarif berlebih,” ungkap dia.

Mencegah kondisi serupa terulang, pada tahun depan, dishub bakal memberikan pendampingan jukir musiman. Tujuannya, mereka ikut mendapatkan keuntungan dari parkir dengan cara baik dan benar.

"Sosialisasi di tingkat kelurahan dengan menggandeng Karang Taruna dan lainnya. Jukir kami beri identitas khusus," ucap dia. (ves/wa)

(rs/ves/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia