Minggu, 21 Jul 2019
radarsolo
icon featured
Sragen

Kasus Kriminalitas Turun, Lakalantas Naik

12 Juni 2019, 15: 35: 02 WIB | editor : Perdana

DIBONGKAR: Pos pengamanan Operasi Ketupat Candi 2019 di Alun-alun Sragen.

DIBONGKAR: Pos pengamanan Operasi Ketupat Candi 2019 di Alun-alun Sragen. (AHMAD KHAIRUDIN/RADAR SOLO)

Share this      

SRAGEN – Kasus kriminal selama menjelang dan paska Lebaran di wilayah Sragen menurun drastis.

Rekapitulasi Operasi Ketupat Candi 2019 Polres Sragen selama 13 hari, tindakan kriminal 3 kasus. Turun dibanding tahun lalu sebanyak 8 kasus. Operasi ketupat digelar 29 Mei sampai 10 Juni. Namun demikian tingkat kecelakaan justru meningkat dibanding tahun sebelumnya.

Kapolres Sragen AKBP Yimmy Kurniawan menyampaikan, kasus kriminalitas menurun sampai 84 persen. Tiga kasus itu meliputi dua pencurian dan satu pengeroyokan.

”Satu kasus pencurian sepeda angin, satu pencurian dan pengeroyokan di daerah Masaran,” papar Yimmy kemarin, (11/6).

Pihaknya menjelaskan tingkat kewaspadaan bukan hanya dilakukan untuk menjaga masyarakat. Namun juga menjaga anggota yang bertugas. Mengingat ada aksi terorisme yang ditujukan kepada anggota polri. Seperti di Kartasura, Sukoharjo pada Senin (3/6) lalu.

”Itu juga menjadi salah satu evaluasi kami, kami antisipasi dari awal. Selain anggota melayani masyarakat, anggota juga diawasi oleh anggota yang lain. Termasuk desain pos kita persiapkan,” ujar dia.

Sementara arus lalu lintas cukup lancar, terutama di ruas kota dan Gemolong yang selama ini kerap jadi titik macet. Hanya sedikit tersendat di sekitaran pintu tol. Namun sudah ada upaya rekayasa dari satuan lalu lintas.

”Tahun lalu ada 17 kasus laka lantas, sedangkan tahun ini ada 29 kasus. Di jalan tol ada 2 kejadian, sedangkan lainnya di jalur arteri, korban jiwa meniggal 2,” bebernya.

AKBP Yimmy menyimpulkan kejadian tingginya angka kecelakaan akibat human error dan rendahnya kesadaran berlalu lintas. Dia menjelaskan faktor lain seperti kelelahan dan sebagainya. (din/adi)

(rs/din/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia