Sabtu, 07 Dec 2019
radarsolo
icon featured
Wonogiri

Pemburu Kartu Kuning Naik 120 Persen

12 Juni 2019, 16: 30: 48 WIB | editor : Perdana

BEKAL MERANTAU: Pencari AK1 lengkapi berkas di Kantor Disnaker Wonogiri kemarin (11/6).

BEKAL MERANTAU: Pencari AK1 lengkapi berkas di Kantor Disnaker Wonogiri kemarin (11/6). (IWAN KAWUL/RADAR SOLO)

Share this      

WONOGIRI – Memanfaatkan libur Lebaran, para perantau atau dikenal kaum mboro berbondong-bondong mengurus pembuatan AK1 atau kartu kuning. Itu menyebabkan jumlah pemohon membeludak hingga 120 persen. Dokumen tersebut akan digunakan mencari pekerjaan di ibu kota.

“Awal puasa masih biasa. Akhir puasa mulai meningkat. Kemarin banyak, hari ini membeludak lagi,” terang Kepala Dinas Tenaga Kerja Wonogiri Ristanti kemarin (11/6).

Pada hari biasa, pemohon kartu kuning hanya sekitar 30 orang. Jelang libur Lebaran sampai 40-50 orang. Jumlah serupa bertahan hingga saat ini.

"AK1 ini sebagai data base pencari kerja. perusahaan biasanya akan menghubungi disnaker untuk meminta data pencari kerja. Kalau spesifikasinya cocok, perusahaan akan berkomunikasi langsung dengan pencari kerja. Di data base pencari kerja kan mencantumkan email dan nomor telepon," beber dia.

Menurut Ristanti, pemohon kartu kuning mayoritas adalah perantau. Tujuannya, 80 persen Jakarta dan bekasi. “Rata-rata lulusan SMK, punya skill khusus. Kebanyakan mencari kerja di Jakarta, Karawang, Cikarang," katanya.

Salah seorang pemohon AK1, Leni Dewi Indriastuti, 23, menuturkan, kartu kuning tersebut akan digunakan untuk mencari kerja ke Tangerang. “Berangkat ke Tangerang bersama saudara yang sudah bekerja di sana,” ucap warga Kecamatan Girimarto itu.

Baru kali ini Leni mencari AK1. Sebelumnya dia sudah bekerja di Jakarta sebagai pelayan toko. “Belum tahu nanti kerja apa, mau nglamar-nglamar dulu,” jelasnya.

Leni mengaku lebih memilih merantau guna mencari pengalaman mumpung masih berusia muda. “Cari-cari pengalaman dulu. Baru nanti cari kerja di daerah," ucap dia. (kwl/wa)

(rs/kwl/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia