Rabu, 13 Nov 2019
radarsolo
icon featured
Boyolali

DPRD Pelototi Penataan Toko Modern

12 Juni 2019, 20: 53: 33 WIB | editor : Perdana

DIGODOH: Rapat paripurna DPRD Boyolali.

DIGODOH: Rapat paripurna DPRD Boyolali. (TRI WIDODO/RADAR SOLO)

Share this      

BOYOLALI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Boyolali bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boyolali menggelar rapat paripurna, kemarin (11/6). Berlangsung di ruang rapat gedung DPRD setempat. Agenda rapat meliputi penyerahan dua rancangan peraturan daerah (ranperda) dari Bupati Boyolali. Plus empat ranperda inisiatif dari legislatif.

Salah satu ranperda terkait Penataan dan Pembinaan Pusat Perbelanjaan dan Toko Swalayan. Ketua DPRD Kabupaten Boyolali S. Paryanto menjelaskan, esensi pembahasan hasil ranperda tersebut menjadi produk legislasi yang produktif. Terlebih, pihaknya menyoroti keberadaan pusat perbelanjaan yang ada di Boyolali.

”Banyak masukan dari masyarakat, terutama pedagang pasar tradisional yang merasa terganggu. Meski secara rezeki sudah dewe-dewe. Tapi kami harus hargai juga masukan mereka. Karena itu kami atur,” ucap Paryanto kepada Jawa Pos Radar Solo.

Tiga ranperda inisiatif lainnya, yakni tentang Penyelenggaraan Jalan, tentang Pelayanan Jamaah Haji, serta tentang Penanggulangan Tuberculosis dan HIV/AIDS. Sedangkan dua ranperda dari Bupati Boyolali tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Daerah Nomor 12 Tahun 2015 tentang Tata Cara Pencalonan, Pengangkatan dan Pemberhentian Perangkat Daerah.

Serta Ranperda tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2016 tentang Penyertaan Modal Pemerintah Kabupaten Boyolali kepada Perseroan Terbatas Aneka Karya Boyolali. Bupati Boyolali Seno Samodro dalam sambutannya yang dibacakan Wakil Bupati Boyolali M. Said Hidayat menyampaikan, ranperda ini untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. 

”Perangkat desa merupakan unsur pemerintah yang bertugas membantu kepala desa dalam mewujudkan penyelenggaraan desa. Serta pembangunan, pemberdayaan perangkat, dan pembinaan kemasyarakatan,” ungkap Said. (wid/fer)

(rs/wid/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia