Sabtu, 07 Dec 2019
radarsolo
icon featured
Sepak Bola

Persis Kembali Ganti Manajer

Pindah ke Bidang Bisnis, Iwan Pilih Mundur

12 Juni 2019, 21: 04: 41 WIB | editor : Perdana

Persis Kembali Ganti Manajer

SOLO – Kabar mengejutkan, yang terasa seperti kabar biasa kembali terjadi. Petinggi PT. Persis Solo Saestu (PSS) selaku pengelola klub Persis Solo, kembali mengganti posisi manajer. Setiawan Muhammad per-Senin (10/6), harus lengser dari posisinya sebagai manajer. Posisi manajer kini jadi tugas Catur Prasetya, senior manager di PT. Syahdana Properti Nusantara.

Ini cukup mengejutkan, mengingat kick off Liga 2 2019 tinggal menghitung hari. Terlebih masa tugas Iwan Laweyan (sapaan akrab Setiawan Muhammad) baru berjalan sejak 5 April 2019. Dia menggantikan posisi Langgeng Jatmiko yang sudah menduduki posisi manajer tim sejak awal tahun.

Iwan sempat jadi manajer Persis di akhir musim lalu, dan memutuskan mundur per-Desember 2018 usai Persis gagal menggapai target promosi musim lalu.

”Sebenarnya saya dipindah tugaskan menjadi manajer bisnis di manajemen Persis Solo, tapi putuskan tidak mau. Saya pilih di luar manajemen saja,” terangnya yang mengakui pengumuman  pemberhentiannya sebagai manajer dikemukakan oleh Sekjen Persis, Dedi M Lawe lewat sambungan telepon.

Iwan mengakui sebelumnya pada 29 Mei lalu, memang dia sempat bertemu dengan Dedi M Lawe secara langsung di Solo. Keduanya membicarakan persoalan pergantian manajer. 

”Sekjen mengatakan ada penempatan manajer baru. Yang itu dari pihak sponsor. Jadi dari pihak sponsor ini menginginkan ada seseorang yang ditempatkan sebagai manajer tim, makanya saya harus diganti.,” ungkap Iwan.

Dia mengakui tak masalah, atas pergantian ini. Namun dirinya berharap sosok di manajemen Persis Solo, harus paham sepak bola, dan yang utama tahu seluk beluk kultur sepak bola di Kota Solo.

”Memiiliki klub sepak bola itu, ibarat mempunyai anak bayi yang harus bisa menjaga, merawat, dan membimbing sampai dewasa. Sementara suporter itu diibaratkan sebagai kakak yang harus bisa mendampingi dan menjaganya,” tegas Iwan.

Setelah manajemen PT. PSS diambil alih kepemilikannya oleh Sigid Haryo Wibosono sebagai owner baru Persis sejak 2017. Ternyata dalam dua tahun terakhir, sudah terjadi 10 kali pergantian jabatan manajer tim, dengan delapan tokoh di dalamnya. Semusim mengganti empat sampai lima manajer, ternyata jadi hal yang biasa dilakukan Persis Solo saat ini.

Pelatih kepala Persis Solo, Agus Yuwono mengaku tidak ingin berkomentar banyak terkait pergantian manajer tim. Dia mengatakan hanya ingin fokus untuk persiapan kick off kompetisi.

”Tugas pelatih hanya mempersiapkan tim untuk bertanding. Semoga pergantian manajer tidak memengaruhi mental pemain jelang kick off,” kata eks juru taktik Perseru Serui. (nik)

(rs/NIK/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia