Sabtu, 19 Oct 2019
radarsolo
icon featured
Solo

1.600 Pelamar Bersaing Masuk RSUD Bung Karno 

13 Juni 2019, 15: 34: 05 WIB | editor : Perdana

ISI SDM: RSUD Bung Karno diharapkan tingkatkan pelayanan kesehatan masyarakat. 

ISI SDM: RSUD Bung Karno diharapkan tingkatkan pelayanan kesehatan masyarakat. 

Share this      

SOLO – Masa pendaftaran calon pegawai Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bung Karno Semanggi sudah ditutup. Sebanyak 1.600 pelamar dinyatakan lolos administrasi tahap pertama.

Proses selanjutnya seleksi tertulis pada 15 Juni di kompleks balai kota. Selain ujian tertulis, peserta juga wajib mengikuti psikotes di hari yang sama. Pengumuman kelulusan dari dua tes tersebut dilakukan secara terbuka pada 28 Juni. 

Pelamar yang lolos masih harus mengikuti wawancara pada 4 Juli sebelum ada pengumuman hasil akhir pada 11 Juli.

Wali Kota Surakarta F.X. Hadi Rudyatmo menyatakan, jumlah peserta seleksi di atas ekspektasinya. Pemkot berjanji melakukan seleksi secara profesional. Sebanyak 1.600 pelamar itu akan berebut 160 kursi yang dibuka dalam berbagai formasi. “Banyak yang mendaftar. Tentu kita seleksi dengan sungguh-sungguh,” jelasnya, Rabu (12/6).

Salah satu syarat yang diinginkan pemkot adalah calon pegawai RSUD Bung Karno berasal dari Kota Solo. Syarat ini menjadi utama karena pemkot ingin RSUD kedua di Kota Solo ini mampu mengurangi pengangguran di Kota Bengawan.

“Kalau nggak ada yang Solo, baru kita cari daerah lain. Untuk sementara lowongannya segini, nanti juga berkembang,” tuturnya.  

Rudy menyebut ada dua posisi yang tidak memiliki peminat sama sekali. Keduanya adalah posisi dokter spesialis. Wali kota menganggap hal itu wajar. Sebab dia melihat pendapatan dokter spesialis jauh di atas gaji pegawai RSUD Bung Karno. Meski begitu, pemkot akan berusaha maksimal membujuk dokter spesialis agar mau bekerja di rumah sakit pelat merah tersebut.

“Spesialis gigi kalau nggak salah. Satunya spesialis apa saya lupa. Nanti tak rayunya. Gajinya memang sedikit, tapi ini kan untuk rakyat,” katanya.

Sementara itu, pemkot juga membuka peluang berkarir di RSUD Ngipang, Kecamatan Banjarsari. Direktur RSUD Ngipang Willy Handoko Widjaja menyampaikan, tengah mencari tenaga penunjang kesehatan sebagai radiographer sebanyak empat orang. (irw/wa)

(rs/irw/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia