Minggu, 21 Jul 2019
radarsolo
icon featured
Sukoharjo

Usai Ramadan, Satpol PP Tangkap Basah 10 Pasangan ABG Ngamar

13 Juni 2019, 19: 50: 48 WIB | editor : Perdana

Para pasangan tak resmi yang terjaring razia Satpol PP

Para pasangan tak resmi yang terjaring razia Satpol PP

Share this      

SUKOHARJO - Baru saja usai bulan puasa, namun tindakan asusila sudah kembali marak. Seperti saat digelar razia kos-kosan di Kecamatan Grogol pada Kamis (13/6), jajaran Satpol PP Sukoharjo menangkap basah 10 pasangan ABG yang sedang ngamar.

Kepala Satpol PP Sukoharjo Heru Indarjo, mengatakan, penertiban kali ini menyasar pendatang- pendatang ilegal di Sukoharjo. Hal ini sebagai upaya penertiban masyarakat untuk menjaga kondusitivitas wilayah Sukoharjo.

"Kami melaksanakan operasi pekat sesuai Perda Nomor 3 Tahun 2016 tentang Penertiban Umum," jelas Heru.

Dari Razia kali ini, Satpol PP menemukan 10 pasang muda-mudi yang asyik ngamar di tiga tempat kos-kosan. Kesepuluh pasangan tersebut tidak memiliki kelengkapan administrasi sebagai suami istri. Alias bukan pasangan resmi.

"Kami akan memanggil pemilik kos untuk perizinannya dan akan ada pembinaan mengenai penggunaan-penggunaan sesuai dengan kaidah kita, penertiban umum," jelasnya.

Dalam razia tersebut, Satpol PP juga mendapati satu orang yang sebelumnya pernah terjaring razia. Satpol PP akan melakukan sidang tindak pidana ringan (tipiring) dengan denda maksimal 20 juta atau kurungan 3 bulan sesuai Perda Nomor 21 Tahun 2016 tentang Penanggulangan Prostitusi dan Perbuatan Asusila.

Dituturkan Heru, mayoritas pasangan yang tertangkap berasal dari luar wilayah Sukoharjo. "Di KTP mereka itu mahasiswa dan pelajar, namun di sini pekerjaannya sebagai ladies court atau pemandu karaoke," terangnya. (rgl/ria)

(rs/rgl/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia