Minggu, 21 Jul 2019
radarsolo
icon featured
Sragen

Ogah Dengar Tausiyah, ASN dan Anggota PGRI Kabur Lompat Pagar

13 Juni 2019, 21: 38: 25 WIB | editor : Perdana

asn,kabur,tausiyah,sragen,

asn,kabur,tausiyah,sragen,

Share this      

SRAGEN – Aparatur sipil negara (ASN) dan anggota Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Sragen memberi contoh yang kurang baik pada masyarakat. Saat digelar halal bihalal di GOR Diponegoro Kamis (13/6), alih-alih mendengarkan tausiyah, mereka justru berusaha kabur alias pulang lebih dulu. Bahkan, ada yang nekat melompat pagar GOR Diponegoro.

Acara halal bihalal ASN dan anggota PGRI tersebut dimulai 07.30. Setiap peserta wajib mengisi absensi sebagai bukti tanda hadir. Namun, setelah mengisi absensi, sebagian ASN justru balik kanan alias pulang. 

Melihat hal itu, petugas Satpol PP mengambil tindakan mengunci gerbang. Sehingga tak hanya peserta di dalam yang tak bisa kabur, puluhan peserta yang terlambat pun tak bisa masuk untuk absen. 

Namun, gerbang yang dikunci seakan tak jadi halangan bagi mereka yang sudah punya niat tak baik. Saat acara diisi tausiyah oleh KH. Fauzi Arkhan, sebagian ASN dan anggota PGRI nekat kabur. Mereka nekat memanjat dan melompat pagar. Tidak hanya laki-laki, para ibu-ibu pun ikut-ikutan memanjat pagar.

Salah satu ASN yang melompat pagar Suroto berasalan, ia sedang terburu-buru lantaran anaknya sakit. ”Saya harus segera pulang, anak sedang sakit kok,” ujar dia.   

Sementara itu, dalam sambutan halal bihalal, Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati menegaskan agar ASN menjaga loyalitas kepada pemkab. ”Siap menyukseskan visi dan misi. Totalitas tanpa loyalitas mustahil dilaksanakan. Saya minta loyalitas pada pemerintahan Kabupaten Sragen,” ujarnya. (din/ria)

(rs/din/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia