Minggu, 21 Jul 2019
radarsolo
icon featured
Boyolali

Stok Darah PMI Minim

13 Juni 2019, 22: 15: 34 WIB | editor : Perdana

TERBATAS: Stok darah di PMI Cabang Boyolali.

TERBATAS: Stok darah di PMI Cabang Boyolali. (TRI WIDODO/RADAR SOLO)

Share this      

BOYOLALI – Stok kantong darah di Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Boyolali belum stabil. Momentum bulan puasa Ramadan dan Lebaran mengakibatkan kegiatan donor darah kurang maksimal. Akibatnya, jumlah darah di ruang penyimpanan PMI Cabang Boyolali hanya tersisa 127 kantong saja. Padahal biasanya jumlahnya mencapai ratusan kantong.

Petugas Pencari, Pelestari Donor Darah Sukarela PMI Cabang Boyolali Wahyu Budi Setyawan mengaku stok darah gologan AB paling minim. Hanya ada 7 kantong darah untuk golongan itu. Begitu juga golongan darah A yang tinggal 12 kantong saja.

”Persediaan darah golongan B paling banyak. Ada 79 kantong darah yang tersimpan. Kalau golongan darah O masih ada 29 kantong,” kata Wahyu kepada Jawa Pos Radar Solo, kemarin (12/6).

Meski minim, namun Wahyu memastikan dapat melayani permintaan masyarakat. Tak hanya untuk rumah sakit yang ada di Boyolali saja. Permintaan darah pasien dari daerah sekitar juga bisa dipenuhi. Apalagi saat ini kegiatan donor darah kembali berjalan normal.

”Stok darah dari daerah-daerah lain juga menipis. Beruntung kami bisa membantu untuk memenuhi permintaan darah. Misalnya kami butuh darah AB. Sudah ada nama-nama pedonornya. Jadi setiap saat bisa kami panggil. Jadi kami tidak khawatir,” ujar Wahyu.

Wahyu menambahkan, rata-rata kebutuhan darah di wilayah Boyolali di kisaran 900-1.000 kantong per bulan. Kebutuhan tersebut masih bisa dipenuhi PMI Cabang Boyolali berkat partisipasi dari masyarakat. ”Bahkan untuk kegiatan donor darah, sukarelawan sudah dijadwalkan minimal dua bulan sekali,” beber Wahyu. (wid/fer)

STOK DARAH PMI CABANG BOYOLALI

12 kantong Golongan darah A

7 kantong Golongan darah AB

79 kantong Golongan darah B

29 kantong Golongan darah O

(rs/wid/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia