Jumat, 15 Nov 2019
radarsolo
icon featured
Sepak Bola

Launching Tim, Tantang PSM Madiun dan Persela Lamongan

13 Juni 2019, 23: 34: 21 WIB | editor : Perdana

Launching Tim, Tantang PSM Madiun dan Persela Lamongan

SOLO – Pembentukan skuad Persis Solo untuk Liga 2 2019 sudah hampir final. Persis sudah mengantongi 22 pemain untuk mengarungi ketatnya kompetisi. Sebagai ujian pertama sebelum liga bergulir, mereka akan menjajal kekuatan dua klub dalam ajang bertajuk pertandingan segi tiga atau trofeo.

Ajang ini sekaligus sebagai launching tim. Rencananya akan digelar di Stadion Wilis, Madiun Minggu (16/6) mendatang. Sekaligus menjajal Stadion Wilis yang akan kembali jadi home base sementara Persis karena renovasi Stadion Manahan belum rampung.

Manajer tim Persis Solo, Catur Prasetya mengungkapkan, launching tim tersebut akan digelar pertandingan trofeo antara Persis, PSM Madiun, dan tim Liga 1 Persela Lamongan. Ketiga tim tentu sudah pernah bertemu sebelumnya.

”PSM Madiun sudah menyatakan oke, sementara Persela masih menunggu informasi selanjutnya dari manajemen Persela,” kata Catur kemarin (12/6).

Persis tentu sudah pernah bertemu dengan kedua tim. Laga versus PSM Madiun nyaris tidak terekam jejaknya dalam sejarah. Mengingat tim ini sudah lama vacum dari kompetisi sepak bola Indonesia. Padahal sama-sama berstatus pendiri PSSI seperti halnya Persis. Ada kemungkinan, laga Persis versus PSM terakhir kali digelar sebelum era kemerdekaan RI.

Sementara laga melawan Persela Lamongan terakhir kali digelar di Stadion Manahan pada 2014 silam. Saat itu laga ujicoba pemanasan sebelum kompetisi Liga 2 digelar. Hasilnya, Persela berhasil menahan imbang Persis dengan skor 3-3.

Launching tim tersebut sekaligus peluncuran jersey dan sponsor. Untuk detail rencana atau rundown acara, Catur mengatakan masih menunggu dari tim panitia.

”Kita tunggu saja seperti apa. Yang jelas launching tersebut ada pertandingan persahabatan, sekaligus untuk mengukur kemampuan pemain menghadapi atmosfer pertandingan sesungguhnya sebelum kompetisi,” ucap Catur.

Dua musim ini, launching tim Persis memberikan warna berbeda dan mendapatkan dukungan penuh dari suporter fanatik Persis Solo. Pada musim 2017, peluncuran tim digelar di car free day (CFD) Solo.

Dihadiri ribuan suporter dan masyarakat. Kala itu, pemain diarak dari Stasiun Purwosari menggunakan Kereta Api Uap atau Sepur Kluthuk Jaladara. Menyusuri Jalan Slamet Riyadi sembari menyapa warga Solo hadir menikmati suasana CFD.

Puncak kegiatan berada di depan Kawasan Ngarsapura. Pemain yang turun satu persatu dari kereta disambut tentara kerajaan tempo dulu. Sementara pada musim 2018, launching digelar di Pamedan Pura Mangkunegaran. Konsepnya spirit kepahlawanan Raden Mas Said atau Pangeran Sambernyawa untuk kebangkitan tim Persis.

Pelatih Persis Agus Yuwono berharap laga trofeo itu terlaksana. ”Kami kekurangan partai uji coba dengan tim selevel. Harapan saya uji coba dengan tim selevel bisa digelar untuk mengukur kemampuan pemain. Termasuk untuk menguji mental dalam atmosfer pertandingan sesungguhnya” tandas Agus. (adi)

(rs/adi/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia