Minggu, 21 Jul 2019
radarsolo
icon featured
Ekonomi & Bisnis

Stok Terlambat, Bawang Putih Naik Lagi

14 Juni 2019, 11: 10: 59 WIB | editor : Perdana

SENYUM KECUT: Komoditas cabai rawit di Pasar Legi, kemarin (13/6). Harga berbagai jenis cabai terpantau turun, sedangkan harga bawang putih justru kembali mengalami kenaikan.

SENYUM KECUT: Komoditas cabai rawit di Pasar Legi, kemarin (13/6). Harga berbagai jenis cabai terpantau turun, sedangkan harga bawang putih justru kembali mengalami kenaikan. (ARIEF BUDIMAN/RADAR SOLO)

Share this      

SOLO – Usai Lebaran, harga sejumlah komoditas pokok terpantau mengalami fluktuasi. Pantauan Jawa Pos Radar Solo di Pasar Legi, kemarin (13/6), harga berbagai jenis cabai anjlok. Sedangkan harga bawang putih justru kembali mengalami kenaikan.

Sulami, 55, pedagang cabai di Pasar Legi mengaku penurunan harga bervariasi. Cabai rawit merah misalnya. Harganya anjlok di kisaran Rp 9 ribu per kilogram (kg). Sebelumnya harganya menyentuh Rp 15 ribu per kg.

Cabai rawit putih juga turun harga. Saat ini hanya di kisaran Rp 7 ribu dari sebelumnya Rp 11 ribu per kg. Cabai rawit hijau turun jadi Rp 12 ribu dari sebelumnya Rp 15 ribu per kg. Cabai merah kriting dari Rp 30 ribu kini hanya Rp 25 ribu per kg. 

”Kalau harga cabai merah besar dari Rp 27 ribu sekarang hanya Rp 20 ribu per kg. Harga sudah empat hari ini turun. Stoknya memang banyak dan pembelinya juga sudah mulai banyak,” ujar Sulami kepada Jawa Pos Radar Solo, kemarin.

Saat harga cabai anjlok, tidak demikian dengan bawang putih. Harga bawang putih terpantau naik. Diduga kenaikan harga bawang putih karena pasokannya terbatas. Warsini, 43, pedagang Pasar Legi menyebut pasokan terlambat dari agen penyalur bawang.

Saat ini harga bawang kating naik jadi Rp 33 ribu per kg. Padahal di bulan puasa Ramadan kemarin harganya sekitar Rp 29 ribu per kg. Bawang sinco juga mengalami kenaikan jadi Rp 28 ribu per kg. Sebelumnya harganya hanya Rp 20 ribu per kg.

Menurut Warsini, biasanya sepekan setelah Lebaran, harga-harga mengalami penurunan. Namun tergantung dari pemasok, apakah bisa mengirim dagangan tepat waktu atau tidak.

”Seharunya setelah masuk hari efektif setelah Lebaran, pasokan bawang putih dari agen mulai masuk. Tapi tidak tahu ini kok belum ada yang datang. Bawang merah juga naik Rp 3 ribu per kg. Harga sebelumnya hanya Rp 25 ribu per kg,” jelas Warsini.

Sementara itu, harga daging ayam juga terpantau turun. Setelah beberapa bulan terakhir ikut andil menyumbang inflasi di Kota Solo. ”Harga daging ayam ras sudah mulai turun setelah Lebaran. Sekarang hanya Rp 35 ribu per kg. Padahal sebelum Lebaran harganya lebih dari Rp 40 ribu,” ucap Warsito, pedagang daging ayam Pasar Legi. (gis/fer)

(rs/gis/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia