Jumat, 15 Nov 2019
radarsolo
icon featured
Ekonomi & Bisnis

Pemkot Gelar UKM Expo, Ajang Promosi via Pameran

14 Juni 2019, 15: 35: 22 WIB | editor : Perdana

45 TENANT: UKM Expo di Atrium Solo Paragon Mall.

45 TENANT: UKM Expo di Atrium Solo Paragon Mall. (SERAFICA GISCHA P/RADAR SOLO)

Share this      

SOLO – Sektor usaha mikro kecil menengah (UMKM) kini jadi salah satu penopang ekonomi daerah. Namun, tak banyak yang awareness dengan produk lokal. Kemungkinan karena minimnya promosi yang dilakukan pemerintah.

Mewadahi promosi produk lokal, Pemkot Surakarta menggelar UKM Expo di Atrium Solo Paragon Lifestyle Mall, 12-15 Juni. Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Surakarta Nur Haryani menjelaskan, pameran ini menggandeng pelaku usaha dari setiap kelurahan.

”Diikuti sekitar 45 tenant. Mayoritas produk batik, kerajinan, dan kuliner khas Solo. Kami juga ingin produk dari teman-teman UMKM yang tadinya tidak dikenal, menjadi terkenal,” jelas Nur kepada Jawa Pos Radar Solo, kemarin (13/6).

Peserta pameran Farid Arifudin mengaku menjual busana batik. Baginya, batik merupakan warisan leluhur yang harus dilestarikan. ”Dengan branding kuat dan jaringan luas, semoga bisa meningkatkan produksi batik saya,” bebernya.

Hadir di ajang ini Phicoaert. Membawa desain cendera mata atau craft dengan teknologi masa kini. Art Manager Phicoaert Yusuf Aziz mengaku usahanya baru berjalan 2 tahun. Pesanan craft berupa jam dari kayu maupun vandel sudah banyak diminati.

”Saya pakai tiga jenis kayu. Ada pinus, jati putih, dan mahoni. Sebelumnya kami berjualan di media sosial. Kemudian ada pameran ini, coba-coba sekaligus memperkenalkan produk kepada masyarakat di Kota Solo,” ujarnya. (gis/fer)

(rs/gis/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia