Minggu, 17 Nov 2019
radarsolo
icon featured
Solo

Kloter Perdana Haji Terbang 6 Juli

15 Juni 2019, 12: 35: 59 WIB | editor : Perdana

LANCAR: Pembekalan jamaah di Asrama Haji Donohudan Boyolali sebelum diberangkatkan ke Tanah Suci tahun lalu.

LANCAR: Pembekalan jamaah di Asrama Haji Donohudan Boyolali sebelum diberangkatkan ke Tanah Suci tahun lalu. (ARIEF BUDIMAN/RADAR SOLO)

Share this      

SOLO – Pemerintah memberi tambahan kuota calon jamaah haji (CJH) untuk Provinsi Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Jogjakarta (DIJ) sebanyak satu kelompok terbang (kloter). Untuk memaksimalkan pelayanan, Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Solo menambah beberapa fasilitas di Asrama Haji Donohudan Boyolali.

Ketua PPIH Embarkasi Solo Farhani menyampaikan, tahun ini akan memberangkatkan sebanyak 96 kloter dari Jateng dan DIJ. Kloter pertama rencananya diterbangkan 6 Juli dari Bandara Internasional Adi Soemarmo.

Pria yang juga menjabat sebagai Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah itu menyatakan siap menerima dan memberangkatkan tamu Allah.

“Tahun ini kita mendapatkan tambahan kuota sebanyak 300 jamaah. Asrama haji sudah kita siapkan maksimal. Mulai dari ruang penerimaan, tempat loker diperlebar, AC di kamar jamaah seluruhnya diperbaiki. Jika ada AC yang tidak berfungsi kita ganti,” terang Farhani usai pelantikan PPIH Embarkasi Solo di The Sunan Hotel, Jumat (14/6).

Direktur Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama Nizar menambahkan, fase pemberangkatan CJH dibagi menjadi dua gelombang. Gelombang pertama dimulai 7 Juli hingga 19 Juli. Disusul gelombang dua yang terbang mulai 20 Juli hingga 5 Agustus. “Wukuf 9 Dzulhijah diperkirakan jatuh Sabtu tanggal 10 Agustus 2019,” ujar dia.

Nizar berharap PPIH memberikan pembinaan, pelayanan, dan perlindungan dengan menyediakan layanan administrasi, bimbingan ibadah haji, akomodasi, konsumsi, transportasi, pelayanan kesehatan hingga keamanan yang terbaik.

“Pelayanan di embarkasi haji adalah kegiatan yang sangat penting karena akan memberikan kesan pertama yang mendalam kepada para jamaah tentang proses penyelenggaraan haji. Bahkan merupakan cermin dari kualitas pelayanan haji di tanah air,” pungkasnya. (irw/wa)

(rs/irw/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia