Minggu, 21 Jul 2019
radarsolo
icon featured
Sragen

Masuk Gerakan 100 Smart City di Indonesia

15 Juni 2019, 10: 45: 59 WIB | editor : Perdana

CANGGIH: Pengawasan lalu lintas di Dinas Perhubungan (dishub) Sragen sudah menggunakan teknologi informasi (TI). Fasilitas ini menjadi salah syarat untuk menuju smart city.

CANGGIH: Pengawasan lalu lintas di Dinas Perhubungan (dishub) Sragen sudah menggunakan teknologi informasi (TI). Fasilitas ini menjadi salah syarat untuk menuju smart city. (AHMAD KHAIRUDIN/RADAR SOLO)

Share this      

SRAGEN – Kabupaten Sragen dipastikan ditunjuk menjadi salah satu dari 100 kota atau kabupaten smart city di Indonesia. Sragen dinilai siap menjadi smart city berdasar infrastruktur dan sesuai visi yang dilakukan kepala daerah.

Bupati Kusdinar Untung Yuni Sukowati mengatakan, gerakan menuju 100 smart city merupakan sebuah inisiatif untuk membimbing suatu wilayah dalam menyusun masterplan smart city.

”Kabupaten Sragen termasuk salah satu dari 25 kota dan kabupaten terpilih setelah mengikuti proses penilaian yang berlangsung pada awal Maret 2019 lalu,” kata Yuni.

Sejumlah 25 kota ini merupakan kabupaten terpilih tersebut melengkapi 75 wilayah yang telah terpilih di tahun 2017 dan 2018. Sehingga saat ini total ada 100 kota maupun kabupaten yang telah mengikuti gerakan ini.

Dia memaparkan program ini mendapat dukungan penuh dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), dan Kantor Staf Kepresidenan.

Proses penilaian diawali dengan mengundang seluruh kota dan kabupaten se-Indonesia. Kemudian, setiap daerah dinilai soal kesiapan mewujudkan smart city. Baik dari sisi kesiapan infrastruktur, dan visi pemimpin daerah. Proses penilaian sendiri dilakukan praktisi dan akademisi.

Gerakan diinisiasi Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo). Harapannya menjadi pegangan pemerintah daerah dalam mewujudkan smart city di daerah masing-masing.

”Pemkab Sragen sendiri telah mencanangkan Sragen Smart City. Juga beberapa tahun sebelumnya Sragen sudah mencanangkan Sragen Smart Regency di era Bupati Untung Wiyono,” terang Mbak Yuni.

Bupati Yuni mengatakan, salah satu tujuan program tersebut terkait upaya pemkab dalam pelayanan masyarakat berbasis Teknologi Informasi (TI). Hal ini mengingat sudah banyak inovasi yang dilakukan di tingkat Organisasi Perangkat Daerah (OPD). (din/adi)

(rs/din/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia