Sabtu, 07 Dec 2019
radarsolo
icon featured
Sukoharjo

PDAM Bersama Warga Cari Akar Masalah Kekeringan

15 Juni 2019, 14: 20: 59 WIB | editor : Perdana

TAHAP AWAL: Warga dan petugas PDAM Tirta Makmur mengecek sumur warga Kragilan, Pucangan, Kartasura yang mengering kemarin (14/6).

TAHAP AWAL: Warga dan petugas PDAM Tirta Makmur mengecek sumur warga Kragilan, Pucangan, Kartasura yang mengering kemarin (14/6). (RAGIL LISTIYO/RADAR SOLO)

Share this      

BUKAN hanya menggelar musyarawah, warga Dusun Kragilan, Desa Pucangan, Kartasura bersama petugas PDAM Tirta Makmur Sukoharjo dan forum komunikasi pimpinan kecamatan (forkompimcam) mengecek kondisi sumur yang mengering di dusun setempat, Jumat (14/6). Ini guna memastikan penyebab fenomena tersebut.

Pengecekan dilakukan secara terbuka dan disaksikan warga setempat serta pihak terkait. PDAM Tirta Makmur menerjunkan tim ahli dan badan pengawas.

Kabag Teknik PDAM Sukoharjo Mat Hasyim menjelaskan, pengecekan guna memastikan volume awal sumur. Yakni dengan mengambil sampel sebesar lima persen atau 15 titik sumur dari total sebanyak 150 titik sumur warga yang mengering.

"Ini pengecekan pertama saat sumur dalam PDAM tidak dioperasikan selama sepuluh hari ke depan. Dilanjutkan pengecekan kedua untuk melihat volume air sumur warga bertambah atau tidak. Setelah sepuluh hari, sumur dalam PDAM dioperasikan dan dicek lagi sumur warga dan sumur  pantaunya. Ada pengaruh atau tidak (volume air, Red)," bebernya. 

Supaya adil, lanjut Hasyim, pengecekan juga dilakukan di dua sumur pantau milik PDAM. Yakni dengan menghitung volume air dan kedalaman sumur. “Air sumur kan tenang. Jadi gampang hitung volumenya. Jika volume air sumur pantai katakanlah turun satu meter, maka seharusnya di sumur warga terjadi hal serupa," terangnya. 

Sementara itu, Ketua RW 15 Sudarsono menerangkan, warga Dusun Kragilan terdiri atas 150 kepala keluarga. Karena sumur mengering sejak puasa, warga terpaksa membeli air bersih untuk keperluan sehari-hari. Ada pula yang mandi di SPBU dan mencuci baju hingga kawasan Pengging, Boyolali. 

“Sebelumnya belum pernah seperti ini. Warga menduga keberadaan sumur dalam PDAM menjadi penyebabnya. Karena itu, kami meminta selama pengecekan sumur warga, sumur dalam PDAM harus dimatikan,” ucapnya. 

Anggota Dewan Pengawas PDAM Tirta Makmur memaparkan, untuk mengetahui akar masalah mengeringnya sumur warga harus dilakukan pengecekan menyeluruh. “Sebagai Dewan Pengawas yang mewakili bupati, pada prinsipnya kebutuhan air bersih masyarakat harus dipenuhi. Pemerintah tidak akan membiarkan warga kekurangan air," tegas dia. (rgl/wa)

(rs/rgl/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia