Rabu, 24 Jul 2019
radarsolo
icon featured
Solo

Haji Kedua Minimal 32 Tahun Lagi

16 Juni 2019, 14: 10: 59 WIB | editor : Perdana

PROSES AWAL: Pembukaan Manasik Haji Kota Surakarta 2019 di Pendapi Ageng balai kota, Sabtu (15/6).

PROSES AWAL: Pembukaan Manasik Haji Kota Surakarta 2019 di Pendapi Ageng balai kota, Sabtu (15/6). (IRAWAN WIBISONO/RADAR SOLO)

Share this      

SOLO – Sebanyak 402 calon jamaah haji (CJH) asal Kota Surakarta akan berangkat ke Tanah Suci tahun ini. Pemkot meminta seluruh jamaah menjalankan seluruh rangkaian ibadah sesuai ilmu yang telah disampaikan oleh pembimbing di tanah air.

CJH akan mendapatkan bimbingan dari Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Surakarta selama delapan hari berturut-turut. Yakni enam hari di tingkat kecamatan dan dua hari di tingkat Kota Surakarta.

Kepala Kemenag Surakarta Musta’in Ahmad menegaskan kegiatan manasik haji tersebut wajib dilaksanakan oleh seluruh jemaah. “Peluang berangkat haji sekarang hanya sekali seumur hidup. Sekali kalinya ini harus dilaksanakan dengan berhasil. Nggak boleh cari pengalaman. Karena harus berhasil, kita harus menjalani dan memahami manasik haji dengan baik,” katanya saat memberikan sambutan pada Pembukaan Manasik Haji Jamaah Calon Haji Kota Surakarta 2019 di Pendapi Ageng balai kota, Sabtu (15/6).

Kesungguhan melaksanakan manasik, lanjut Musta’in, juga disebabkan panjangnya masa penantian pelaksanaan ibadah haji. Masa tunggu haji saat ini sekitar 23 tahun. Dengan aturan minimal usia calon jamaah 12 tahun dan bagi jamaah yang sudah pernah menunaikan ibadah haji, tidak diperbolehkan berhaji kembali dalam kurun waktu sepuluh tahun.

“Jadi bapak ibu yang tahun ini berangkat, diperkirakan baru bisa berangkat haji yang kedua minimal 32 tahun lagi. Kalau sekarang usianya sudah 60 maka diperkirakan akan berangkat lagi di usia 92 tahun. Mudah-mudahan diberi usia panjang dan kesehatan,” terangnya.

Selain memberikan fasilitas manasik, pemkot juga membagikan jaket identitas untuk seluruh jamaah yang akan dikenakan selama kegiatan manasik dan di Tanah Suci.

“Tahun ini jamaah tertua yang berangkat berusia 83 tahun. Sedangkan jamaah termuda 32 tahun. Semoga seluruh jamaah dapat melaksanakan seluruh rangkaian ibadah haji dengan baik,” ungkap Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Surakarta Said Romadhan.

Sekadar informasi, pemerintah memberi tambahan kuota CJH untuk Provinsi Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Jogjakarta (DIJ) sebanyak satu kelompok terbang (kloter). Untuk memaksimalkan pelayanan, Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Solo menambah beberapa fasilitas di Asrama Haji Donohudan Boyolali.

Ketua PPIH Embarkasi Solo Farhani menyampaikan, tahun ini akan memberangkatkan sebanyak 96 kloter dari Jateng dan DIJ. Kloter pertama rencananya diterbangkan 6 Juli dari Bandara Internasional Adi Soemarmo.

Pria yang juga menjabat sebagai Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah itu menyatakan siap menerima dan memberangkatkan tamu Allah.

“Tahun ini kita mendapatkan tambahan kuota sebanyak 300 jamaah. Asrama haji sudah kita siapkan maksimal. Mulai dari ruang penerimaan, tempat loker diperlebar, AC di kamar jamaah seluruhnya diperbaiki. Jika ada AC yang tidak berfungsi kita ganti,” terang Farhani.

Direktur Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama Nizar menambahkan, fase pemberangkatan CJH dibagi menjadi dua gelombang. Gelombang pertama dimulai 7 Juli hingga 19 Juli. Disusul gelombang dua yang terbang mulai 20 Juli hingga 5 Agustus. “Wukuf 9 Dzulhijah diperkirakan jatuh Sabtu tanggal 10 Agustus 2019,” ujar dia.

Nizar berharap PPIH memberikan pembinaan, pelayanan, dan perlindungan dengan menyediakan layanan administrasi, bimbingan ibadah haji, akomodasi, konsumsi, transportasi, pelayanan kesehatan hingga keamanan yang terbaik.

“Pelayanan di embarkasi haji adalah kegiatan yang sangat penting karena akan memberikan kesan pertama yang mendalam kepada para jamaah tentang proses penyelenggaraan haji. Bahkan merupakan cermin dari kualitas pelayanan haji di tanah air,” pungkasnya. (irw/wa)

(rs/irw/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia