Jumat, 15 Nov 2019
radarsolo
icon featured
Karanganyar

Blangko E-KTP Tinggal 100 Buah

17 Juni 2019, 16: 16: 44 WIB | editor : Perdana

ANTRE PANJANG: Ratusan warga sedang mengantre untuk mengurus E-KTP di kantor Dispendukcapil Karanganyar pekan lalu.

ANTRE PANJANG: Ratusan warga sedang mengantre untuk mengurus E-KTP di kantor Dispendukcapil Karanganyar pekan lalu. (RUDI HARTONO/RADAR SOLO)

Share this      

KARANGANYAR – Usai pemilihan umum (pemilu) serentak April lalu, blangko pembuatan Kartu Tanda Penduduk (KTP) elektronik di Kabupaten Karanganyar menipis. Dinas Kependudukan Dan Catatan Sipil (Disdukcapil) bakal mengajukan ke Kementrian Dalam Negeri untuk memenunhi permintaan yang meningkat.

Kepala Dinas Pendudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Karanganyar Suprapto mengungkapkan, minimnya blangko E-KTP terjadi sejak menjelang pelaksanaan pemilu serentak 17 April lalu. kelangkaan itu juga terjadi di daerah lain.

”Sampai saat ini tinggal 100 biji blangko yang kami punya. Sebelumnya itu hanya diberi 500 lembar. Karena dari Dirjen itu biasanya meminta data untuk penduduk yang belum mempunyai KTP, kemudian yang sudah cetak berapa, baru diberikan barnag ,” jelasnya.

Akibat minimnya blangko, disdukcapil kembali mengeluarkan surat keterangan (Suket) yang diberikan kepada masyarakat jika ingin membuat KTP.

”Dari total warga yang ada di Karanganyar dan berhak ber-KTP, sudah sekitar 99,2 persen. Artinya sudah sekitar 5.000 an warga yang sudah memiliki KTP,” terangnya.

Sementara itu warga yang belum memiliki ataupun sudah merekam namun belum memiliki E-KTP, lanjut Prapto, ada sekitar 2.000 orang. Salah seorang warga Anita, warga Jumantono mengungkapkan, rela mengantre untuk mendapatkan E-KTP ataupun suket saat masa liburannya.

”Ya kemarin belum sempat ngurus adminduk. Mumpung libur yang sekalian diurus semuanya,” ucapnya. (rud/adi) 

(rs/rud/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia