Minggu, 21 Jul 2019
radarsolo
icon featured
Solo

Fokus Menghafal sebabkan Minim Riset 

18 Juni 2019, 08: 35: 59 WIB | editor : Perdana

INTERAKSI: Prof. Bill Atweh saat berkunjung ke SD Muhammadiyah PK Kota Barat.

INTERAKSI: Prof. Bill Atweh saat berkunjung ke SD Muhammadiyah PK Kota Barat. (SEPTINA FADIA PUTRI/RADAR SOLO)

Share this      

SOLO – Profesor bidang matematika sekaligus peneliti ilmu sosial dari Curtin University of Australia Bill Atweh mengkritisi minimnya riset yang dilakukan akademisi di Indonesia. Dia menyimpulkan bahwa fenomena tersebut terjadi karena sistem pendidikan yang belum mampu merangsang murid untuk menjadi peneliti.

"Sebagian besar hanya difokuskan pada kegiatan menghafal materi pelajaran," ungkapnya dalam kunjungannya di SD Muhammadiyah PK Kota Barat belum lama ini. 

Bill Atweh menekankan pentingnya murid memiliki kemampuan higher order thinking skills (HOTS) untuk menghadapi masa depan yang penuh tantangan. "Kemampuan berpikir HOTS sangat ditentukan oleh metode pembelajaran dari guru yang memberikan ruang kepada siswa untuk aktif," tegasnya.

Dia juga menekankan bahwa guru tidak mungkin memaksa semua murid menyukai matematika, tapi yang terpenting siswa harus menyadari bahwa matematika adalah bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari.

Terkait dengan pemberian pekerjaan rumah (PR), Atweh termasuk orang yang tidak setuju.

"Biarkan mereka (murid,Red) menikmati kehidupan sosialnya setelah seharian bersekolah," tandasnya.

Sekadar informasi, kunjungan Bill Atweh merupakan implementasi kerja sama sekolah mitra antara SD Muhammadiyah PK Kota Barat dengan Prodi PGSD Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS).

Kaprodi PGSD UMS Nur Amalia menyampaikan, kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan wawasan dan kompetensi guru di sekolah mitra. "Kami bersama Bill Atweh memang sedang fokus pada upaya meningkatkan kompetensi guru terutama konsep HOTS," terangnya. (aya/wa)

(rs/aya/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia