Minggu, 17 Nov 2019
radarsolo
icon featured
Solo

Dishub Pikir-Pikir Tambah Mesin Parkir Baru

18 Juni 2019, 10: 10: 59 WIB | editor : Perdana

VALID: Mesin parkir elektronik model lama di kawasan Singosaren.

VALID: Mesin parkir elektronik model lama di kawasan Singosaren. (DAMIANUS BRAM/RADAR SOLO)

Share this      

SOLO – Dinas Perhubungan (Dishub) Surakarta melakukan uji coba mesin parkir elektronik baru. Hasilnya menentukan apakah bakal melakukan penambahan mesin e-parkir atau menundanya.

"(Uji coba mesin parkir elektronik baru, Red) di segmen Ngapeman. Nanti sampai akhir Juli ini akan terus diawasi (efektivitas, Red) penerapannya," terang Kasi Parkir Umum dan Khusus Dishub Surakarta Henry Satya, Senin (17/6). 

Dijelaskannya, dishub bekerja sama dengan PT Telkom untuk pengadaan mesin e-parkir baru yang dinilai lebih efektif dibandingkan mesin lama. Yakni dapat dapat langsung mencetak tarif parkir di lokasi bersangkutan. 

Mesin e-parkir berukuran segenggaman orang dewasa itu cukup praktis karena dapat dibawa juru parkir ketika menghampiri pengguna jasa parkir. "Hitungannya (tarif parkir, Red) sesuai zonasi masing-masing dan sudah bisa progresif. Sejauh ini (uji coba, Red) berjalan baik walau pengguna parkir sempat kaget karena tarifnya sudah progresif," papar dia. 

Jika mesin e-parkir bekerja sesuai harapan, lanjut Henry, bisa dilanjutkan dengan pengadaan menggunakan APBD Kota Solo. 

Kepala Bidang Perparkiran Dishub Surakarta M. Usman mengaku telah meyiapkan anggaran untuk pengadaan alat e-parkir baru. Tapi, alat tersebut harus lolos uji coba. "Biar tidak seperti beli kucing dalam karung. Sudah ada pagu anggaran senilai Rp 491 juta di APBD 2019," katanya. (ves/wa)

(rs/ves/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia