Minggu, 21 Jul 2019
radarsolo
icon featured
Ekonomi & Bisnis

Satu Akun Bisa Empat Tiket KA Via Online

18 Juni 2019, 14: 15: 59 WIB | editor : Perdana

BERI KEMUDAHAN KONSUMEN: Rangkaian kereta api memasuki Stasiun Solo Balapan, kemarin (17/6). Calon penumpang semakin dimudahkan dalam memesan tiket via online.

BERI KEMUDAHAN KONSUMEN: Rangkaian kereta api memasuki Stasiun Solo Balapan, kemarin (17/6). Calon penumpang semakin dimudahkan dalam memesan tiket via online. (DAMIANUS BRAM/RADAR SOLO)

Share this      

SOLO – PT Kereta Api Indonesia (KAI) memberikan kelonggaran pemesanan tiket lokal. Sekarang, satu akun bisa membeli lebih dari satu tiket kereta api (KA) lokal via online. Aturan ini diberikan, berkaca dari lonjakan jumlah penumpang KA saat arus mudik dan balik Lebaran kemarin.

Manajer Humas PT KAI Daop VI Jogjakarta Eko Budiyanto mengatakan, mulai Juni ini, satu akun bisa membeli empat lembar tiket KA lokal sekaligus secara online. Sebelumnya, satu akun hanya diperkenankan membeli selembar tiket perjalanan KA lokal. Aturan ini dilakukan karena tingginya animo masyarakat yang menggunakan KA lokal pasca-Lebaran.

”Kontribusi KA lokal cukup tinggi terhadap PT KAI. Mulai sekarang kami permudah satu akun maksimal bisa membeli empat tiket. Kalau dulu kan hanya dilayani pembelian di stasiun saja,” jelas Eko kepada Jawa Pos Radar Solo, kemarin (17/6).

Ditambahkan Eko, banyak penumpang yang mengeluhkan mengenai pembelian tiket KA lokal. Sebab yang memanfaatkan KA lokal, khususnya Prambanan Ekspress (Prameks) bukan hanya pekerja. Tetapi juga kalangan family atau keluarga.

Sedangkan yang beroperasi di bawah Daops VI Jogjakarta, yakni KA Kalijaga relasi Solo Balapan-Semarang Poncol, KA Sidomukti relasi Solo Balapan-Tugu Jogjakarta, dan KA Prameks komuter ekonomi relasi Solo Balapan -Tugu Jogjkarta-Kutoarjo. 

Sementara itu, terkait evaluasi masa angkutan Lebaran, jumlah penumpang di PT KAI Daops VI Jogajakarta tercatat mengalami kenaikan sebesar 6 persen. Dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Selama periode H-10 hingga H+10 Lebaran, jumlah penumpang mencapai 681. 511 orang. Sedangkan tahun lalu hanya di angka 643.607 orang.

”Tingginya animo masyarakat menggunakan angkutan kereta api ini karena adanya peningkatan pelayanan yang kami berikan. Mulai dari ketepatan waktu, keselamatan, kenyamanan, dan keamanan. Evaluasi untuk tahun depan, di sisi ketepatan waktu keberangkatan. Karena bagi kami pantang KA telat sampai 15 menit. Kemudian juga menghimbau masyarakat jangan sampai telat tiba di stasiun,” tandas Eko. (gis/fer)

(rs/gis/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia