Jumat, 15 Nov 2019
radarsolo
icon featured
Wonogiri

Ribuan Umat Hindu Hadiri Piodalan

18 Juni 2019, 08: 10: 59 WIB | editor : Perdana

SAKRAL: Persiapan Piodalan di Pura Puncak Jagad Spiritual kompleks Museum Karst, Dusun Mudal, Desa Gebangharjo, Kecamatan Pracimantoro kemarin (17/6).

SAKRAL: Persiapan Piodalan di Pura Puncak Jagad Spiritual kompleks Museum Karst, Dusun Mudal, Desa Gebangharjo, Kecamatan Pracimantoro kemarin (17/6). (IWAN KAWUL/RADAR SOLO)

Share this      

WONOGIRI – Ribuan umat Hindu dari berbagai daerah menghadiri Piodalan atau Tegak Odalan, yaitu peringatan ulang tahun pura (kahyangan). Kegiatan tersebut digelar di Pura Puncak Jagad Spiritual kompleks Museum Karst, Dusun Mudal, Desa Gebangharjo, Kecamatan Pracimantoro, Senin (17/6).

I Nyoman Duarta, yang dituakan dalam ritual itu mengatakan, para pemedak yang mengikuti Piodalan datang dari beragam daerah. Yakni Kota Solo, Cirebon, Salatiga, Jogjakarta, Semarang, hingga Bali. “Ada lebih dari 1.000 umat yang hadir,” terangnya usai sembahyang.

Menurut dia, perayaan ulang tahun pura digelar rutin tiap tahun di Pura Puncak Jagad Spitual. Lokasinya di salah satu puncak bukit sisi barat Museum Karst Indonesia (MKI). Tempat tersebut dibangun oleh pemedak yang tergabung dalam Koperasi Adil.

"Pembangunannya dilakukan atas permintaan Pemkab Wonogiri era kepemimpinan Bupati Begug Poernomosidi," jelas dia.

Sekadar informasi, Piodalan merupakan bagian dari ritual Panca Yadnya, khususnya Dewa Yadnya. Secara umum, Piodalan atau Odalan merupakan upacara keagamaan untuk memperingati hari kelahiran pura (tempat suci) yang menjadi tempat persembahyangan umat Hindu. 

Piodalan sering disebut pula sebagai hari peringatan ulang tahun pura dalam bahasa Indonesia. Untuk menentukan hari Odalan ada dua versi, yakni menurut perhitungan Wuku yang dalam siklus setahun dilakukan dua kali, dan berdasarkan perhitungan Sasih (bulan) yang membakukan Odalan setahun hanya sekali. (kwl/wa)

(rs/kwl/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia