Minggu, 21 Jul 2019
radarsolo
icon featured
Sukoharjo

Pemkab Menargetkan Bedah 970 Unit RTLH

18 Juni 2019, 11: 35: 59 WIB | editor : Perdana

Suraji, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Sukoharjo

Suraji, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Sukoharjo

Share this      

SUKOHARJO – Pemkab menargetkan pada tahun ini merehabilitasi sebanyak 970 unit rumah tidak layak huni (RTLH) yang tersebar di 175 desa 12 kecamatan di Sukoharjo. 

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Sukoharjo Suraji menjelaskan, rehab RTLH dilaksanakan Juli mendatang. Saat ini masih proses pencairan anggaran tahap pertama. Ada empat sumber dana rehab RTLH. Yaitu dana alokasi khusus (DAK), bantuan stimulant perumahan swadaya (BSPS), Pemprov Jateng, dan corporate social responsibility (CSR) pihak swasta.

"Untuk sumber dana dari DAK akan direhab 170 unit rumah. Itu terbagi lima desa di tiga kecamatan," terangnya kemarin (17/6).

Sumber anggaran rehab RLTH dari DAK akan menyasar Kecamatan Kartasura, Grogol dan Gatak. Masing-masing unit mendapat bantuan senilai Rp 17,5 juta.

Sedangkan dari BSPS Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Sukoharjo menyasar tiga desa di Kecamatan Weru. Yaitu Desa Grogol 75 unit, Desa Tawang 75 unit dan Desa Tegalsari 50 unit. Nilai bantuan Rp17,5 juta.

Bantuan rehab dari Pemprov Jateng sebanyak 450 unit RTLH. Setiap desa mendapatkan alokasi tiga unit dengan nominal bantuan Rp 10 juta.

Berikutnya dari CSR Bank Jateng sebanyak 150 unit yang dialokasikan untuk 17 desa di lima kecamatan. Yakni Polokarto, Bendosari, Kartasura, Nguter, dan Baki. Tiap kecamatan mendapat alolasi rehabilitasi 30 unit RTLH. (rgl/wa)

(rs/rgl/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia