Jumat, 15 Nov 2019
radarsolo
icon featured
Sepak Bola

Persis Solo Pilih Fokus Menatap Mitra Kukar

18 Juni 2019, 18: 22: 43 WIB | editor : Perdana

BERJIBAKU: Striker Persis Solo Ugiek Sugianto berebut bola dengan pemain PSM Madiun di Stadion Wilis (16/6).

BERJIBAKU: Striker Persis Solo Ugiek Sugianto berebut bola dengan pemain PSM Madiun di Stadion Wilis (16/6). (MEDIA OFFICER PERSIS SOLO FOR RASO)

Share this      

SOLO – Persis Solo dipastikan akan menjalani laga perdananya di Liga 2 2019 kontra tuan rumah Mitra Kukar 22 Juni mendatang. Setelah menjalani launching tim Persis Solo di Stadion Wilis Madiun (16/6)yang dibarengi uji coba dengan PSM Madiun, tim kini akan fokus menatap laga kontra Mitra Kukar. Rencananya skuad Laskar Sambernyawa akan bertolak ke tanah Borneo pada 20 Juni mendatang.

Saat launching tim, Pasoepati maupun Surakartans memang memutuskan untuk tak menggelar tur resmi. Situasi ini membuat acara launching memang terlihat sepi dukungan dari kubu Persis, yang berbanding terbalik ribuan suporter PSM terlihat menyemut di beberapa tribun.

Pasoepati dan Surakartans bahkan memilih mengadakan diskusi di Kota Solo, terkiat polemik yang dilakukan manajemen Persis di waktu yang sama saat Persis bertanding di Madiun.

Terkait kekecewaan suporter Persis yang berujung pemboikotan, manajemen ternyata tak memiliki agenda untuk menggelar acara serupa berupa pengenalan pemain di Kota Solo dalam waktu dekat. 

”Kami tetap mengapresiasi datang semua pihak. Saya tetap menghimbau, setiap tim yang sukses, tentu ada kekompakan dari beberapa elemen yang bisa bersatu. Baik itu dari manajemen, pemain, pelatih, official dan tentu tak boleh meninggalkan peran suporter yang jadi pemain ke-12. Kami berharap suporter bisa mendukung kami kedepannya di Madiun, seperti di momen putaran kedua Liga 2 musim lalu,” terang Manajer Persis Solo, Catur Prasetya.

Terkait dengan tidak menggelarnya acara launching di Kota Solo, catur mengakui ini memang keputusan dari manajemen. 

”Memang tidak memungkinkan, karena kita sudah ber-home base di sini. Saya kasian kalau boyong pemain ke sana dan ke sini, capek nanti. Padahal kick off Liga 2, 22 (Juni) besok. Kalau program pelatih terbengkalai, endingnya pasti ke performa tim juga yang disorot. Saya minta lebih fokus ke tim ini saja, ke depannya juga kami akan mengakomodir kepentingan suporter,” terangnya. (nik)

(rs/NIK/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia