Jumat, 19 Jul 2019
radarsolo
icon featured
Solo

Layanan Valet Parkir Pasar Gedhe Diperluas

Sambil Tunggu Bangun Gedung Permanen

19 Juni 2019, 13: 10: 59 WIB | editor : Perdana

DIOPTIMALKAN: Wali Kota F.X. Hadi Rudyatmo saat jajal layanan valet parkir di Pasar Gede.

DIOPTIMALKAN: Wali Kota F.X. Hadi Rudyatmo saat jajal layanan valet parkir di Pasar Gede. (DAMIANUS BRAM/RADAR SOLO)

Share this      

SOLO – Enggan kalah dengan kualitas pelayanan di pusat perbelanjaan modern, sejumlah pasar tradisional Kota Solo menyediakan layanan valet parkir.

“Beberapa tahun terakhir kami mulai memetakan dan melakukan beberapa perubahan aturan parkir di sejumlah pasar tradisional. Mulai dari upaya sterilisasi parkir di muka pasar, hingga perubahan sudut parkir. Ternyata ini berdampak pada kunjungan pasar (semakin meningkat, Red),” urai Kasi Parkir Umum dan Khusus Dinas Perhubungan (Dishub) Surakarta Henry Satya, Selasa (18/6). 

Kendala sebelumnya, konsumen pasar tradisional enggan memanfaatkan lahan parkir setelah dilakukan penataan oleh dishub. Kondisi tersebut dinilai ikut memengaruhi tingkat kunjungan ke pasar dan menyebabkan omzet pedagang lesu.

"Sebenarnya kebutuhan ruang parkir tidak hilang, hanya dipindah ke bagian samping atau bagin sekitar pasar yang lebih longgar. Tapi, masyarakat enggan memanfaatkan (lahan parkir, Red) itu. Nah ini harus ada solusi, salah satunya dengan valet parkir. Akhir bulan segera di-launching," terang dia. 

Kepala Bidang Perparkiran Dishub Kota Surakarta M. Usman mengatakan, program yang diberi nama layanan valet  parkir pasar tradisional (Lavataro) itu bisa menambah eksistensi pasar tradisional. "Lavataro ini nanti ada di Pasar Gede, Pasar Klewer, dan Pasar Singosaren," terangnya.

Terkait layanan serupa yang telah diberlakukan di Pasar Gede, Usman menuturkan Lavataro jauh lebih baik karena mengarah pada sistem pebayaran nontunai. Meskipun belum ada ketentuan tarif.

Untuk petugas valet, diutamakan para juru parkir di kawasan pasar tradisional. "Ini program jangka pendek dan akan diresmikan wali kota 28 Juni mendatang. Solusi jangka panjangnya, pembuatan gedung parkir di pasar-pasar tradisional," ungkap Usman. (ves/wa)

(rs/ves/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia