Minggu, 21 Jul 2019
radarsolo
icon featured
Sukoharjo

Kades Gumpang: Lebih Hati-Hati Tarik Dana Desa

19 Juni 2019, 14: 15: 59 WIB | editor : Perdana

OLAH TKP: Siti Nur Rohmah (kanan) dimintai keterangan usai dana desa yang dibawanya dijambret.

OLAH TKP: Siti Nur Rohmah (kanan) dimintai keterangan usai dana desa yang dibawanya dijambret. (RAGIL LISTIYO/RADAR SOLO)

Share this      

SUKOHARJO – Penjambretan uang dana desa (DD) Gumpang, Kecamatan Kartasura senilai Rp 75 juta menjadi pelajaran berharga bagi pemerintah desa setempat. Mereka bakal makin hati-hati ketika mengambil uang di bank. 

Kepala Desa (Kades) Gumpang Dwi Mogol Nuryanto menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus tersebut kepada polisi. Yang jelas, peristiwa tersebut menjadi evaluasi teknis pengambilan uang dalam jumlah besar.

"Jadi pembelajaran Pemerintah Desa Gumpang,. Terutama BUMDes. Kami harap pengurus lebih hati-hati dan melibatkan aparat keamanan untuk mengawal saat ambil uang dalam jumlah besar,” terangnya kemarin (18/6).

Apakah penjambretan uang puluhan juta yang sedianya untuk membiayai pengelolaan sampah, reduce, reuse, recycle (TPS3R) berdampak pada program desa? Mogol memastikan pengolaan sampah tak terpengaruh.

Terpisah, Kapolsek Bendosari AKP Zunaidi menuturkan, pihaknya masih melakukan perburuan pelaku yang ciri-cirinya sudah diketahui. “Tim dari Polres Sukoharjo sudah bergerak. Semoga pelaku segera tertangkap,” tegasnya. (rgl/wa)

(rs/rgl/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia