Rabu, 17 Jul 2019
radarsolo
icon featured
Olahraga

Atletik NPC Indonesia Berburu Tiket Paralimpiade 2020

19 Juni 2019, 16: 18: 02 WIB | editor : Perdana

PANTANG MENYERAH: Atlet atletik NPC Indonesia terus mempersiapkan diri untuk terjun di berbagai kejuaraan dunia. Target utama mereka adalah lolos ke Paralimpiade 2020 Tokyo

PANTANG MENYERAH: Atlet atletik NPC Indonesia terus mempersiapkan diri untuk terjun di berbagai kejuaraan dunia. Target utama mereka adalah lolos ke Paralimpiade 2020 Tokyo (ARIEF BUDIMAN/RADAR SOLO)

Share this      

SOLO – Atlet atletik yang tergabung dalam National Paralympic Committe (NPC) Indonesia tak punya waktu banyak untuk liburan selama Lebaran kemarin. Mereka sudah harus mempersiapkan diri mengikuti kejuaraan dunia. Tujuan utamanya tentu mengamankan tiket Paralimpiade 2020 di Tokyo mendatang.

Kejuaraan dunia yang akan mereka ikuti cukup padat. Seperti halnya Tunisia Grandprix Para Atletic 2019 pada Rabu (26/6) mendatang. Pelatih atletik NPC Indonesia, Slamet Widodo menjelaskan, ada 14 atlet yang akan tampil di kejuaraan tersebut. Mereka akan bersaing dengan para atlet atletik dari berbagai negara. Lihat grafis

”Targetnya minimal bisa mengamankan medali. Entah itu perunggu, syukur bisa meraih emas,” beber Slamet kepada Jawa Pos Radar Solo kemarin (18/6).

Namun tak mudah bagi anak asuhnya untuk meraih medali. Sebab, lawan yang akan mereka hadapi bukan sembarangan. Atlet antarbenua dipastikan tampil di kejuaraan ini. Cabang olah raga atletik yang akan dipertandingkan mulai dari lari jarak pendek (100-200 meter), menengah (400 meter) hingga jarak jauh (marathon). Lalu lompah jauh, tolak peluru, lempar lembing, lempar cakram.

”Masing-masing cabor kita kirim atlet sesuai nomor kelasnya,” imbuhnya.

Sementara kontingen Indonesia diperkuat atlet yang berpretasi di Asian Para Games 2018 lalu. Misalnya Kharisma Evi Tiarani di nomor lari 100 meter T42. Dan juga sejumlah atlet lainnya yang juga tampil asian para games lalu.

”Ini bagian dari kualifikasi Paralimpiade Tokyo 2020 mendatang. Jadi ini sangat menentukan langkah mereka,” imbuhnya.

Dijelaskan, untuk mengamankan tiket paralimpiade Minimal harus mengikuti tiga kali kejuaraan tingkat dunia. Sistem poin dan peraih medali dipastikan melenggang ke Tokyo. ”Puncaknya kita di World Championship Atletic Dubai, Uni Emirat Arab November mendatang. Karena ini pertandingan world championship, jadi poinnya tinggi,” imbuhnya.

Cabor atletik NPC menargetkan bisa meloloskan delapan atlet ke Tokyo. ”Pekan ini terus kita genjot latihannya. Tidak ada waktu santai lagi, semua harus siap,” tandas Slamet. (adi)

(rs/adi/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia