Minggu, 21 Jul 2019
radarsolo
icon featured
Jateng

Rabu, Peserta Borobudur Marathon Diumumkan 

19 Juni 2019, 16: 19: 14 WIB | editor : Perdana

SIAP DIGELAR: Gubernur Jateng Ganjar Pranowo dan panitia Borobudur Marathon jumpa pers di Jakarta, Selasa (18/6).

SIAP DIGELAR: Gubernur Jateng Ganjar Pranowo dan panitia Borobudur Marathon jumpa pers di Jakarta, Selasa (18/6). (KOMINFO JATENG)

Share this      

PELAKSAAN Borobudur Marathon 2019 tinggal 158 hari lagi. Sebanyak 17.029 pelari telah mendaftar melalui sistem ballot. Dari jumlah itu, akan dipilih 8.000 peserta. Anda penasaran siapa yang bakal terpilih?

Panitia kegiatan Budiman Tanuredjo menyampaikan, sistem ballot (pengundian) diberlakukan mengingat peserta Borobudur Marathon yang memasuki tahun ketiga semakin banyak. Terhitung 31 Mei 2019, pendaftar mencapai 17.029 orang, dengan proporsi 68 persen pria dan 32  persen perempuan. Sementara, yang dipilih melalui sistem ballot tersebut hanya 8.000 orang.

“Hasil ballot system akan diumumkan besok, Rabu (19/6) pukul 12.34 di web Borobudur Marathon. Sebelumnya, ada juga pelari profesional yang mendaftar sebanyak 321 orang. Tapi hanya 53 orang yang memenuhi kualifikasi,” ungkapnya saat Konferensi Pers Borobudur Marathon, di Hard Rock Cafe Jalan Sudirman Jakarta Selatan, Selasa (18/6).

Ditambahkan, sistem ballot juga akan diterapkan pada Borobudur Marathon 2020 mendatang. Menurutnya, cara itu tak sekadar mengurangi kolusi, tapi sekaligus upaya menjadikan ajang tersebut sebagai world marathon majors (WMM). 

Sejumlah upaya pun dilakukan menuju WMM, seperti bagaimana upaya mengundang runners internasional, memberikan hadiah yang setara, hospitality atau keramahtamahan, termasuk menyediakan homestay memadai, maupun live broadcast (menayangkan langsung). Untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan pelari, saat kegiatan, lalu lintas akan dialihkan.

Dari penyelenggaraan sebelumnya, event ini memiliki dampak terhadap masyarakat sekitar. Berdasarkan hasil survei, perputaran uang di sekitar Borobudur hampir mencapai Rp 23 miliar.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo pun mengakui antusiasme runners, termasuk dari luar negeri. Bahkan dia mendapat protes dari runners Eropa, Arab, dan sebagainya, yang tidak bisa memperoleh tiket Borobudur Marathon. 

Dukungan masyarakat juga luar biasa. Mereka bergotong royong memberikan aneka makanan tradisional, menampilkan tarian, musik, dan memberikan pelayanan yang ramah. Ganjar menaruh harapan Borobudur Marathon bisa menjadi The Best Marathon di Indonesia.

Untuk itu, pihaknya terus melakukan pembenahan, khususnya infrastruktur jalan dengan memperlebar dan menghaluskan jalan, serta mengalihkan lalu lintas yang menjadi rute lari. Masyarakat pun terus disadarkan agar semakin merasa memiliki event tahunan tersebut, sehingga makin gayeng.

“Saya undang orang-orang bahagia untuk bersama-sama lari dan menikmati keindahan Jawa Tengah,” ujar mantan anggota DPR RI ini.

Direktur Utama Bank Jateng Supriyatno mengatakan, berdasarkan pengalaman penyelenggaraan sebelumnya, ada kebahagiaan terpancar dari peserta Borobudur Marathon. Artinya, para peserta merasa puas dan diharapkan ingin kembali mengikuti event serupa. (kom) 

(rs/bay/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia