Jumat, 19 Jul 2019
radarsolo
icon featured
Sragen

Permohonan Penangguhan Penahanan Mantan Bupati Sragen Masih Dikaji

19 Juni 2019, 19: 38: 42 WIB | editor : Perdana

Kajari Sragen Syarief Sulaeman Nahdi

Kajari Sragen Syarief Sulaeman Nahdi

Share this      

SRAGEN – Kejaksaan Negeri (Kejari) Sragen belum memutuskan untuk memberikan atau menolak permohonan penangguhan penahanan mantan bupati Sragen Agus Fatchur Rahman. 

Kajari Sragen Syarief Sulaeman Nahdi menjelaskan, pihaknya akan mengkaji dulu soal permohonan penangguhan yang disampaikan kuasa hukum Agus pada Senin (17/6) lalu.

”Tidak ada aturannya soal sampai kapan, namun tetap kita kaji dulu,” ujar Syarief Rabu (19/6).

Diketahui, saat ini ada 12 orang yang siap menjadi penjamin penangguhan penahanan Agus. ”Jumlah orang penjamin tidak diatur, satu orang itu boleh, banyak yang harus dipertimbangkan,” tutur Syarief.

Amriza Khoirul Fachri, kuasa hukum Agus menyampaikan, pihaknya tidak akan mungkin menghilangkan barang bukti jika penangguhan penahanan Agus dikabulkan. Sebab, menurut dia, memang tidak ada bukti yang menjerat Agus.

Sementara bukti yang digunakan kejari, yakni nukilan dari hasil amar putusan Koeshardjonodinilai terlalu tinggi unsur subyektifitasnya. Koeshardjono merupakan mantan sekda Sragen yang telah ditahan dalam kasus yang sama pada 2011 lalu dan kini telah bebas.

”Kita yang jelas tidak melarikan diri dan tidak menghilangkan alat bukti karena bukti yang dianggap itu merujuk dari hasil putusan,” terangnya. (din/ria)

(rs/din/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia