Jumat, 19 Jul 2019
radarsolo
icon featured
Boyolali

Jalur Pendakian Merbabu Mulus

20 Juni 2019, 17: 30: 59 WIB | editor : Perdana

RAMAI: Aktivitas pendakian di Gunung Merbabu.

RAMAI: Aktivitas pendakian di Gunung Merbabu. (TRI WIDODO/RADAR SOLO)

Share this      

BOYOLALI – Pendakian Gunung Merbabu kembali dibuka, Jumat (21/6). Setelah ditutup selama sebulan, sejak 20 Mei. Penutupan kelima jalur pendakian Merbabu sebagai bagian dari konservasi alam.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Balai Taman Nasional Gunung Merbabu (BTNGMb) Junita Parjanti melalui Kepala Tata Usaha Johan Setyawan menyelaskan, selama penutupan, berbagai kegiatan konservasi dilakukan. Termasuk perbaikan lima jalur pendakian.

Perbaikan meliputi jalur pendakian via Selo. Bersama komunitas pecinta alam serta relawan, pohon dan ranting yang berada di jalur pendakian dirapikan. Begitu juga selokan airnya. ”Harapannya agar saat hujan turun, air tidak menggenang jalur pendakian yang binya menyebabkan licin dan rusak,” terang Johan kepada Jawa Pos Radar Solo, kemarin (19/6).

Demi keselamatan pendaki, jalur pendakian yang terjal dan licin dibuatkan tangga. Serta pemasangan webbing pada tanjakan ekstrem. Begitu juga jalur yang menyempit, dilakukan pelebaran. Serta pemasangan jembatan di jalur yang terpotong aliran air.

Khusus jalur pendakian Thekelan, dibuatkan jalan baru sejauh sepanjang 1,9 kilometer. Pembuatan jalan baru juga dilakukan di jalur pendakian Swanting karena longsor. Kini sudah dipasang pengaman berupa tali dan tangga.

Sementara di jalur pendakian Wekas, hanya dilakukan pembersihan rumput dan ranting. ”Perbaikan ini memperhatikan kondisi jalur Merbabu. Agar pendaki aman dan nyaman selama kegiatan pendakian,” beber Johan. (wid/fer)

(rs/wid/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia