Minggu, 17 Nov 2019
radarsolo
icon featured
Boyolali

Sulap Lahan Tak Produktif Jadi Sentra Jagung

20 Juni 2019, 12: 40: 59 WIB | editor : Perdana

BERHASIL: Panen jagung di lahan Kodim 0724/Boyolali.

BERHASIL: Panen jagung di lahan Kodim 0724/Boyolali. (TRI WIDODO/RASO)

Share this      

BOYOLALI – Lahan tidak peroduktif di Kampung Surodadi, Kelurahan Siswodipuran, Kecamatan Boyolali Kota berhasil disulap jadi sentra jagung. Panen perdana jagung varietas Pertiwi 3 di lahan milik Kodim 0724/Boyolali tersebut berlangsung kemarin (19/6).

Jagung di tanam di lahan seluas 3 hektare. Dari hasil pengambilan sampel, per hektare menghasilkan 16,32 ton jagung. Setelah dipipil dan dijemur, bobot bersih jagung menjadi 9,3 ton.

Perwira Seksi Teritorial Kodim 0724/Boyolali Kapten Inf Kamami menjelaskan, varietas Pertiwi 3 memiliki kualitas tinggi. Harga jual di pasaran cukup bagus. ”Bisa menjadi alternatif bagi petani selain bercocok tanam padi,” terangnya kepada Jawa Pos Radar Solo.

Kepala Dinas Pertanian (Dispertan) Boyolali Bambang Jiyanto menambahkan, lahan di Boyolali potensial ditanami jagung. Khususnya petani di wilayah Boyolali bagian utara. ”Biasanya ditanam usai panen padi. Kami bersama TNI dan jajaran terkait terus mendorong petani mengoptimalkan lahan miliknya,” ucapnya.

Dandim 0724/Boyolali Letkol Kav Herman Taryaman berharap, panen jagung ini dapat membantu swasembada pangan. ”Ke depan kami akan bekerja sama dengan dinas pertanian untuk terus meningkatkan tanaman pangan. Sehingga dapat membantu pemerintah daerah dalam hal ketahanan pangan,” tandasnya. (wid/fer)

(rs/wid/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia