Minggu, 21 Jul 2019
radarsolo
icon featured
Ekonomi & Bisnis

Ekspansi PT BPR Gunung Mas, Buka Kantor Cabang di Prambanan

20 Juni 2019, 13: 25: 54 WIB | editor : Perdana

Grand Opening PT BPR Gunung Mas Cabang Prambanan yang ditandai pemotongan pita oleh Camat Prambanan Suhardi

Grand Opening PT BPR Gunung Mas Cabang Prambanan yang ditandai pemotongan pita oleh Camat Prambanan Suhardi

Share this      

KLATEN - PT BPR Gunung Mas berekspansi dengan membuka kantor cabangnya di jalan Jogja-Solo km 17, Kecamatan Prambanan. Pembukaan kantor cabang tersebut merupakan bagian dari visi PT BPR Gunung Mas untuk memperkuat dan meluaskan jaringan. Harapannya mampu memperbesar volume usaha yang dijalankan selama ini.

“Pemegang saham dan manajemen mempunyai komitmen kuat untuk menjadikan BPR Gunung Mas menjadi BPR-nya orang Klaten. Di usianya 11 tahun sudah bertranformasi menjadi BPR yang sehat, besar, dan kuat,” jelas Direktur Utama PT BPR Gunung Mas Sunarji dalam acara grand opening PT BPR Gunung Mas Cabang Prambanan Rabu (19/6).

Lebih lanjut Sunarji mengungkapkan, PT BPR Gunung Mas lahir melalui proses akuisisi dari PT BPR Sinar Enam Permai Prambanan pada 14 Mei 2008. Saat ini telah memiliki satu kantor cabang di Prambanan dan tiga kantor kas di Kecamatan Wedi, Pedan, dan Delanggu.

BPR tersebut sangat fokus memberi pelayanan sektor UMKM di wilayah Klaten. Kinerja bank, diakui Sunarji, terus tumbuh tiap tahunnya. Hal itu dibuktikan dengan capaian selama lima tahun terakhir yang cukup memuaskan serta perolehan berbagai penghargaan tingkat nasional.

“Pada penghargaan Infobank Award 2018 menempatkan PT BPR Gunung Mas sebagai BPR dengan kinerja yang sangat bagus pada 2017. Termasuk dua kali mendapatkan penghargaan dari The Finance pada 2018 dan 2019 dengan kategori BPR yang tumbuh pesat selama tiga tahun berturut-turut,” jelasnya.

Meski sektor ekonomi di 2019 penuh dengan ketidakpastian karena merupakan tahun politik, namun kata Sunarji, aset PT BPR Gunung Mas justru tumbuh. Nilai aset 34,85 milir pada Desember 2018 naik menjadi Rp 38,76 miliar pada akhir Mei 2019. Atau tumbuh 11,21 persen.

Dari sisi kredit, pertumbuhan juga cukup baik. Sebaliknya, rasio kredit bermasalah atau kredit macet terus turun. Yakni dari 2,71 persen pada Desember 2018 turun menjadi 1,98 persen.

“Dengan keberadaan kantor cabang Prambanan ini, kami mengharapkan dukungan semua pihak agar bisa memberi dampak positif bagi perkembangan UMKM di wilayah Prambanan khususnya dan Klaten umumnya,” tutur Sunarji. (ren/ria)

(rs/gis/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia