Minggu, 21 Jul 2019
radarsolo
icon featured
Klaten

Selalu Kurang Murid, 9 SMP di Perbatasan Gratiskan Seragam Lengkap

24 Juni 2019, 09: 05: 59 WIB | editor : Perdana

Kepala SMPN 3 Manisrenggo memperlihatkan fasilitas ruang laboratorium komputer

Kepala SMPN 3 Manisrenggo memperlihatkan fasilitas ruang laboratorium komputer

Share this      

KLATEN - Tak dimungkiri, selama ini sekolah-sekolah yang berlokasi di wilayah perbatasan kurang diminati siswa. Oleh karena itu, dibutuhkan strategi tersendiri guna menarik minat siswa bersekolah di sana.

Plt Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Klaten Sri Nugroho mengatakan, bagi calon siswa baru yang diterima di SMP perbatasan akan mendapatkan seragam, tas, sepatu dan alat tulis secara gratis.

“Dana untuk program khusus itu diambilkan dari APBD. Tetapi, anggaran pastinya berapa, belum tahu. Harapannya bisa menarik minat para calon siswa baru untuk mendaftar di SMP perbatasan. Soalnya image sekolah gratis itu masih begitu melekat,” Sri Nugroho.

Diketahui, ada sembilan SMP yang masuk dalam program khusus itu. Yakni, SMPN 2 Prambanan, SMPN 3 Karanganom, SMPN 3 Manisrenggo, SMPN 3 Jatinom. Lalu, SMPN 3 Tulung, SMPN 3 Cawas, SMPN 2 Bayat, SMPN 3 Gantiwarno, dan SMPN 2 Polanharjo.

Diakui Sri Nugroho, selama ini sembilan SMP tersebut kekurangan siswa karena harus bersaing dengan sekolah dari kabupaten lain. Itu mengingat posisi SMP tersebut berada di daerah perbatasan dengan sejumlah kabupaten. 

“Pelaksanaan PPDB di sembilan SMP perbatasan itu tetap menganut sistem zonasi. Masing-masing sekolah juga sudah menetapkan target rombel (rombongan belajar) yang didapatkan nanti setelah adanya program khusus ini. Yakkni 32 siswa tiap rombel,” jelasnya. (ren/ria)

(rs/ren/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia