Kamis, 14 Nov 2019
radarsolo
icon featured
Wonogiri

Pemkab Wonogiri Tak Lelah Perangi Branjang Apung

27 Juni 2019, 11: 10: 59 WIB | editor : Perdana

TIDAK MAIN-MAIN: Bupati Wonogiri Joko Sutopo (dua dari kanan) pimpin langsung razia branjang apung di Waduk Gajah Mungkur.

TIDAK MAIN-MAIN: Bupati Wonogiri Joko Sutopo (dua dari kanan) pimpin langsung razia branjang apung di Waduk Gajah Mungkur. (IWAN KAWUL/RADAR SOLO)

Share this      

WONOGIRI – Pemberantasan penggunaan alat tangkap ikan ilegal branjang apung terus dilakukan pemkab. Bahkan Bupati Wonogiri Joko Sutopo bersama 43 kelompok nelayan terjun langsung melakukan razia di Waduk Gajah Mungkur (WGM).

Kegiatan yang digelar Selasa (25/6) tersebut merupakan bukti bahwa pemkab tidak main-main dengan larangan penggunaan branjang apung. "Mulai pukul 05.00 bergerak serentak bersama nelayan. Ada yang dari Eromoko, Wuryantoro, Baturetno dan lain sebagainya," tegas bupati, Rabu (26/6).

Hasilnya, masih banyak ditemui alat tangkap ilegal yang dapat merusak ekosistem waduk. "(Razia, Red) kita lakukan secara berkala. Saya dengar harganya (branjang apung, Red) cukup mahal. Ya akan kita berantas terus sampai modalnya habis. Pada akhirnya akan beralih menjadi nelayan seperti lainnya," urai Joko Sutopo.

Ditambahkannya, razia branjang apung merupakan bentuk komitmen 43 kelompok nelayan yang sudah menerima bantuan dari pemkab. "Ya kalau masih mau (bantuan, Red) berkelanjutan, kita harus jaga bersama-sama ekosistem waduk ini. Alat tangkap yang dilarang secara aturan kita bersihkan," tegasnya.

Sekadar informasi, pemkab memberikan bantuan senilai Rp 1 miliar yang diwujudkan dalam bentuk 43 unit perahu (sampan) dan 1.176 jaring yang diberikan kepada 40 kelompok nelayan WGM yang dinilai ikut memerangi penggunaan branjang apung. 

Penggunaan alat tangkap ikan diatur dalam  Undang-Undang Nomor  31/2004 tentang Perikanan. Pelaku pelanggaran diancam pidana maksimal 6 tahun penjara dan denda maksimal Rp 1,2 miliar. (kwl/wa)

(rs/kwl/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia