Jumat, 06 Dec 2019
radarsolo
icon featured
Ekonomi & Bisnis

Harga Rumah Subsidi Naik, Jadi Rp 140 Juta per 1 Juli

27 Juni 2019, 18: 28: 53 WIB | editor : Perdana

Pengembangan perumahan bersubsidi mengarah ke wilayah Karanganyar, Klaten, dan Sragen

Pengembangan perumahan bersubsidi mengarah ke wilayah Karanganyar, Klaten, dan Sragen

Share this      

SOLO – Bersiaplah menyiapkan tambahan budget bagi masyarakat yang berencana membeli rumah bersubsidi. Mulai pertengahan tahun ini, pemerintah akan kembali menaikkan harga rumah bersubsidi menjadi Rp 140 juta.

Ketua Real Estate Indonesia (REI) Jawa Tengah M.R. Prijanto menyampaikan, untuk rumah subsidi ada selisih harga 7 persen hingga 8 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Diketahui, posisi terakhir harga rumah bersubsidi sebesar Rp 130 juta per unit. 

“Bahkan, di tingkat Provinsi Jateng diusulkan harga Rp 142 juta. Namun, karena berbagai alasan yang kita sampaikan, disahkan dengan harga Rp 140 juta,” jelas Prijanto Kamis (27/6).

REI Jawa Tengah mengusulkan, kenaikan harga rumah tersebut berlaku mulai 1 Juli 2019. Diterangkan Prijanto, salah satu faktor yang mendorong kenaikan harga adalah bahan material. Di mana ada kenaikan harga material hingga 12 persen, seperti besi, semen, dan masih banyak lainnya. 

”Selain itu, juga ada kenaikan upah tenaga kerja,” papar Prijanto. 

Sementara itu, Ketua REI Komisariat Soloraya Anthony Abadi Hendro menilai kenaikan harga tersebut masih wajar. Apalagi, dari segi angsuran diprediksi hanya terpaut Rp 50 ribu hingga Rp 60 ribu dari nilai angsuran sebelumnya.

“Untuk target penyaluran rumah subsidi pada 2019 sebanyak 6.000 unit, sudah terealisasi 4.500 unit. Sebenarnya untuk daerah Solo dan sekitarnya berpotensi 8.000 unit jika melihat lahan yang ada. Titik pengembangan hunian paling potensial di Karanganyar, merambah ke Klaten serta Sragen,” pungkas Anthony. (gis/ria)

(rs/gis/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia