Kamis, 14 Nov 2019
radarsolo
icon featured
Solo

Dishub Gagas Sistem Nontunai Izin Trayek 

28 Juni 2019, 13: 10: 59 WIB | editor : Perdana

PEMERIKSAAN RUTIN: Personel gabungan mengecek perizinan angkutan publik yang melintas di Kota Solo. 

PEMERIKSAAN RUTIN: Personel gabungan mengecek perizinan angkutan publik yang melintas di Kota Solo.  (DAMIANUS BRAM/RADAR SOLO)

Share this      

SOLO – Organisasi perangkat daerah (OPD) pemkot berlomba melakukan terobosan pelayanan. Salah satunya digagas Dinas Perhubungan (Dishub) Surakarta terkait pemberlakukan transaksi nontunai dalam pengurusan izin trayek. 

"Kita sudah mempermudah pelayanan izin trayek berbasis online untuk mempermudah pelayanan. Namun, untuk pembayaran masih offline. Makanya perlu dipertimbangkan opsi lainnya," jelas Kasi Angkutan Orang Bidang Angkutan Dishub Surakarta Dwi Sugiharso kemarin (27/6).

Opsi lain yang dimaksud Dwi yakni mempertimbangkan penerapan transaksi nontunai dalam pengajuan izin trayek. Itu sekaligus melengkapi aplikasi sistem informasi perizinan trayek (Si Pintar) untuk pengurusan trayek angkutan publik secara online. 

Menurut Dwi, sudah banyak pihak bank yang menawarkan kerja sama dalam pemberlakukan transaksi nontunai izin trayek. Di antaranya menggunakan OVO atau via rekening ke pemilik jasa. Teknisnya masih digodok. 

"Kami berharap pembahasan transaksi nontunai dalam pengurusan izin trayek segera terealisasi," terang dia.

Di lain sisi, dishub mengupayakan berbagai pihak bisa bergabung dalam pelayanan Si Pintar. Seperti sistem administrasi manunggal satu atap (Samsat) Surakarta. Tujuannya, agar saat mengurus izin izin trayek, pemohon langsung dapat mengakses informasi terkait pajak kendaraan. 

Menurut Dwi, Samsat memiliki aplikasi serupa yang disebut sistem administrasi kendaraan pajak online (Sakpole) dalam mengurus pajak kendaran secara online. Sakpole diharapkan bisa disinkronkan dengan aplikasi Si Pintar milik dishub. 

"Kalau bisa saling melengkapi pastinya bagus. Saya contohkan misal ada kendaraan mau uji KIR atau izin trayek online tapi tidak lolos akibat kendaraanya pajaknya habis, kita bisa arahkan pemilik kendaraan agar mengurus pajak secara online biar cepat," urai dia. (ves/wa)

(rs/ves/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia