Senin, 09 Dec 2019
radarsolo
icon featured
Wonogiri

SDM Damkar Butuh Studi Banding agar Makin Tangguh

28 Juni 2019, 14: 45: 43 WIB | editor : Perdana

FASILITAS VITAL: Armada damkar Wonogiri yang dinyatakan masih layak beroperasi. 

FASILITAS VITAL: Armada damkar Wonogiri yang dinyatakan masih layak beroperasi.  (IWAN KAWUL/RADAR SOLO)

Share this      

WONOGIRI – Armada pemadam kebakaran milik pemkab diklaim masih laik jalan. Untuk memastikan ketangguhannya, personel penjinak api damkar segera melakukan studi banding ke darah lainnya. 

"Ada enam armada damkar. Semuanya lain jalan. Pengadaannya baru 2015 lalu," kata Kepala Satpol PP Sukoharjo Waluyo kemarin (27/6).

Meskipun dinyatakan layak jalan, namun selama 2018-2019, armada damkar mengalami dua kali kecelakaan tunggal. Sebab itu, dibutuhkan evaluasi kualitas sumber daya manusia (SDM) dalam mengoperasikan sarana prasarana yang tersedia. “Mungkin (armada, Red) merek-merek tertentu membutuhkan keahlian khusus,” imbuhnya.

Sebagai upaya peningkatan kualitas SDM damkar, mereka akan melakukan kunjungan ke wilayah lain yang memiliki unit damkar mumpuni. "Ada enam armada dengan enam tim. Satu tim terdiri enam tujuh orang orang. Akan kita ajak lebih giat berlatih ke daerah lain supaya dapat belajar. Terutama bagaimana cara menyelamatkan diri," urai Waluyo. 

Daerah tujuan studi banding, lanjut dia, tentunya yang memiliki karakteristik sama dengan Wonogiri. Yakni jalan berkelok, sempit, dan banyak tikungan tajam, sehingga membutuhkan keahlian mengemudi.

"Memang membawa air itu sulit. Apalagi melintasi jalan yang sulit. Kita lagi mencari daerah yang karakternya sama, supaya bisa belajar bersama. Kalau Solo (personel damkar, Red) sudah bagus. Tapi Solo jalannya tidak ada tikungan dan tanjakan,” paparnya.

Masih menurut Waluyo, tahun ini direncakan ada penambahan armada damkar. Namun, diperkirakan tidak menggunakan merek serupa dengan armada yang kecelakaan. (kwl/wa)

(rs/kwl/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia