Senin, 09 Dec 2019
radarsolo
icon featured
Sragen

Jelang Pilkades, Pemkab dan Forkompimda Sepakat Anti Money Politics

02 Juli 2019, 15: 39: 08 WIB | editor : Perdana

SINERGI: Forkompimda Sragen menandatangani MoU Anti money politics dalam pilkades.

SINERGI: Forkompimda Sragen menandatangani MoU Anti money politics dalam pilkades. (AHMAD KHAIRUDIN/RADAR SOLO)

Share this      

SRAGEN – Pemkab menggandeng forum komunikasi pimpinan daerah (Forkompimda) menandatangani Memorandum of Undertanding (MoU) satgas anti money molitics jelang Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) 2019. Penandatanganan MoU digelar di Pendapa Kabupaten Sragen kemarin (1/7).

Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati menyampaikan, forkompimda sudah melihat pilkades beberapa kali di Sragen. Namun kenyataan di lapangan, setiap kontestasi pilkades selalu tidak lepas dari money politics.

”Semakin hari semakin banyak nominalnya, tidak bisa berhenti jika pembiaran begitu saja. Maka MoU ini harus dipatuhi,” terang Yuni.

Langkah ini sebagai bentuk keseriusan satgas anti money politics. Bahkan akan ditindaklanjuti sampai pada tataran tingkat desa. Karena harus menghadapi para botoh dan kebiasaan setiap digelar pilkades. Tugas berat sudah menanti satgas yang akan dibentuk sampai tingkat desa. Pengawasan akan dilakukan di 167 desa yang akan menggelar pilkades serentak pada Kamis (26/9) mendatang.

”Seberapa efektif? Mari kita buktikan bersama. Meski tidak 100 persen namun bisa mengurangi kegiatan yang mengarah ke money politics,” ujarnya.

Yuni menyampaikan jika terjadi money politics bisa dibawa ke ranah pidana. Jika ada bukti, tidak hanya yang memberi saja. Agar efektif maka sangat mungkin penerima bisa juga terjerat sanksi.

”Semoga ini bisa menginisiasi, karena ini sudah seperti kebiasaan,” ujar dia.

Sekretaris Daerah (Sekda) Sragen Tatag Prabawanto menegaskan aparatur sipil negara (ASN) juga diwanti-wanti tidak bermain dalam gelaran pilkades nanti. Soal sanksi yang akan diterima ASN yang terbukti akan jadi catatan pejabat pembina kepegawaian.

Sekda juga menjelaskan untuk satgas di tiap desa juga akan dibentuk dan diberi SK oleh Kecamatan masing-masing. Tim sukses masing-masing kades bakal diikutsertakan dalam satgas yang dibentuk. (din/adi)

(rs/din/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia