Kamis, 14 Nov 2019
radarsolo
icon featured
Wonogiri

Sejumlah SMA Diprediksi Kurang Murid

03 Juli 2019, 16: 04: 59 WIB | editor : Perdana

SERBA ONLINE: Pelaksanaan ujian hingga penerimaan baru sudah menggunakan jaringan internet.

SERBA ONLINE: Pelaksanaan ujian hingga penerimaan baru sudah menggunakan jaringan internet. (IWAN KAWUL/RADAR SOLO)

Share this      

WONOGIRI – Dampak menurunnya jumlah lulusan SMP berimbas pada sejumlah SMA yang diprediksi bakal kekurangan murid pada tahun ini. Ditambah penerimaan siswa baru SMA swasta yang dibuka sebelum  PPDB SMA negeri dimulai. 

"Lulusan SMP/MTs tahun lalu tercatat sekitar 13.600 siswa. Sedangkan tahun ini sekitar 13.300 siswa. "Tahun lalu juga kekurungan, bahkan hanya dua SMA Negeri yang bisa memenuhi kuota. Yang 11 sekolah tidak bisa memenuhi kuota," terang Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA se Kabupaten Wonogiri Pujo Irianto Langgeng kemarin (2/7).

Terpisah, Kepala SMAN 1 Sidoharjo Uswatun Hasanah menuturkan, tahun lalu, sekolahnya hanya berisi dua rombongan belajar (rombel) atau sekitar 40 siswa. Namun, tahun ini pihaknya optimistis rombel akan meningkat.

"Kami optimistis bisa naik satu rombel dari tahun lalu. Kuota kami saat ini lima rombel, atau 180 peserta didik," ungkapnya.

Ditambahkannya, jika nantinya kekurangan peserta didik, guru-guru sudah siap menjalankan amanat sesuai Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 15/2018 tentang Pemenuhan Beban Kerja Guru, Kepala Sekolah, dan Pengawas Sekolah.

"Sudah diatur dalam peraturan menteri, tentang ekuivalensi jam mengajar. Kalau kurang, harus ada tambahan jam mengajar di sekolah lain," ucap dia. (kwl/wa)

(rs/kwl/per/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia