Senin, 09 Dec 2019
radarsolo
icon featured
Solo

Kemarau Panjang, 27 Kasus Kebakaran

04 Juli 2019, 10: 50: 59 WIB | editor : Perdana

Kemarau Panjang, 27 Kasus Kebakaran

SOLO - Kemarau panjang sejak awal Januari lalu menjadi salah satu pemicu kebakaran di Kota Solo. Dalam enam bulan terakhir, tercatat ada 27 kasus kebakaran dengan kerugian ratusan juta rupiah. 

Kepala Dinas Pemadan Kebakaran (Damkar) Kota Surakarta Gatot Sutanto mengatakan, jumlah kasus kebakaran pada semester pertama tahun ini cukup tinggi dibandingkan tahun sebelumnya. Pada semester pertama 2018, sedikitnya ada 20 kasus kebakaran di Kota Solo. Dengan fenomena lokasi kebakaran bervariatif. Namun tahun ini, mayoritas kasus meliputi kebakaran pabrik, rumah, lahan kosong dan lain sebagainya. 

“Penyebab kabakaran didominasi akibat korsleting listrik dan warga lupa mematikan kompor usai memasak. Total selama semester pertama 2019 ada 27 kasus kebakaran. Kerugian ratusan juta,” beber Gatot. 

Disinggung soal dampak kekeringan, dia menjelaskan bahwa musim kemarau ini, pihaknya  kerap mendapatkan laporan dari masyarakat soal kasus kebakaran rumah, pabrik, dan lahan kosong. Ditengarai salah satunya dipicu puntung rokok yang dibuang sembarangan. 

“Kami imbau pada warga lebih berhati-hati agar tidak menjadi korban kebakaran. Khususnya di musim kemarau seperti ini,” papar Gatot. 

Selain 27 kasus kebakaran selama semester pertama 2019, Damkar Kota Surakarta juga membantu penanganan 18 kasus kebakaran di berbagai daerah. Mulai dari kasus kebakaran di Grogol, Kartasura, dan Mojolaban, Sukoharjo. Kemudian Ngemplak, Boyolali. Colomadu dan Palur, Karanganyar.

“Kalau kasus kebakaran besar di pabrik pengolahan limbah plastik di Pucangsawit, Jebres pada 26 Juni lalu sekitar pukul 03.30. Untung tidak ada korban jiwa akibat kejadian ini,” kata Gatot. (ves/bun)

(rs/ves/per/JPR)

 TOP
Artikel Lainya
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia